LEBAK, LENSABANTEN.CO.ID — Polisi tengah menyelidiki penemuan mayat seorang anak perempuan yang diduga menjadi korban pembunuhan, setelah ditemukan mengambang di muara Pantai Cihara, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, pada Kamis (19/9/2024) sekitar pukul 06.00 WIB. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh penambang pasir yang sedang bersiap melakukan aktivitas di lokasi.
Anak perempuan yang diperkirakan berusia 6 hingga 7 tahun itu ditemukan dalam kondisi mengenakan celana pendek dan baju hijau.
Bagian wajah korban tertutup lakban hitam, dan terdapat luka lebam di tangannya, memperkuat dugaan bahwa anak tersebut menjadi korban kekerasan.
Ketua Balawista Kabupaten Lebak, Erwin Komara Sukma, mengonfirmasi penemuan mayat tersebut. “Ditemukan oleh para pencari pasir. Kondisi mayat anak itu tertutup lakban. Identitasnya belum diketahui,” ujar Erwin.
Penemuan mayat ini mengejutkan warga sekitar, khususnya di wilayah Cihara dan Lebak Selatan. Informasi terkait penemuan segera menyebar di masyarakat setempat.
Kepolisian Resor Lebak melalui Kanit Krimum Satreskrim Polres Lebak, IPDA Sutrisno, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan penemuan mayat tersebut.
Namun, Sutrisno belum dapat memastikan apakah anak tersebut merupakan korban pembunuhan. “Infonya ada penemuan mayat. Kami akan cek ke lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya singkat.
Saat ini, penyelidikan tengah dilakukan guna mengungkap lebih jelas motif dan pelaku di balik penemuan tragis ini.









