KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Lingkungan pondok pesantren di Kota Tangerang menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam mengembangkan pesantren sehat.
Maka itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melakukan penyuluhan bagi pesantren di Kota Tangerang dengan mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Penyuluhan pesantren sehat ini bekerjasama dengan forum Kota Tangerang Sehata (FKTS). Para santri menjadi target edukasi dalam menerapkan PHBS tersebut.
Ketua Tim Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, Kesehatan dan Olahraga Dinkes Kota Tangerang Maheka menuturkan, program Pengembangan Pesantren Sehat tersebut juga berisi berbagai kegiatan yang secara khusus diberikan untuk menyasar para santri yang berusia remaja.
Pesantren diberikan edukasi Survei Mawas Diri (SMD), pengukuran kebugaran jasmani (beep test), serta pembentukan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren).
“Program ini dilakukan untuk meningkatkan upaya preventif, kuratif, dan rehabilitatif perilaku hidup sehat di berbagai pondok pesantren. Sudah berjalan sejak tahun lalu, khusus tahun ini kami menargetkan dapat terselenggara di 10 pondok pesantren di Kota Tangerang,” ujar Maheka, setelah mengisi penyuluhan di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Aziziyyah, Ciledug, Kota Tangerang, Senin, 26 Februari 2024.
Dinkes Kota Tangerang melalui program ini juga mendorong pembentukan dan pengembangan Poskestren di Kota Tangerang. Terlebih, Poskestren memiliki manfaat yang sangat besar sebagai wadah para santri untuk memberdayakan kemandirian kesehatan di pondok pesantren masing-masing.
“Kami berterima kasih adanya program ini karena memberikan manfaat yang besar. Lewat program ini, kami mendapatkan pembinaan yang penting untuk meningkatkan upaya pengembangan kesehatan di lingkungan terdekat para santri,” pungkas Pengurus PPTQ Aziziyyah Nur Hidayat.









