KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Tiada henti BPJS Kesehatan berusaha memastikan untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan yang terbaik dan merata bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasinal (JKN). Tak hanya pelayanan administratif namun juga pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang telah menjadi provider BPJS Kesehatan. Dengan tagline Mudah, Cepat dan Setara, peserta JKN tak perlu khawatir ketika akan memanfaatkan kepesertaannya di fasilitas kesehatan.
Salah seorang peserta yang telah merasakan kemudahan pelayanan bagi peserta JKN adalah Siti Diana Rochmawati (35). Siti sekeluarga merupakan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Bukan Penerima Upah Pemerintah Daerah Kota Tangerang sejak lama. Ibu asal Tangerang tersebut telah memanfaatkan kepesertaan JKN miliknya di Rumah Sakit Pratiwi Tangerang. Saat itu ia membawa putri sulungnya, Anindya Bilqis Azmi (8) yang sedang sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kejadiannya bermula tiga minggu lalu ketika anak saya mengalami demam disertai batuk dan flu ringan. Saya kira flu biasa, jadi saya bawa berobat ke puskesmas. Selesai konsultasi dengan dokter disitu, seperti biasa kami langsung diberikan resep obat pereda demam sekaligus untuk menyembuhkan batuk dan flu. Setelah beberapa hari istirahat dan minum obat, alhamdulillah sembuh dari demam,” kata Siti, Jumat, 11 September 2024.
Belum lama sembuh, kondisi Bilqis kembali menurun ditandai dengan batuk dan flu yang makin parah, kondisi tersebut terjadi berulang selama tiga minggu dan membuat Siti khawatir dengan sang anak, hingga puncaknya ia dibawa ke Rumah Sakit Pratiwi Tangerang karena tubuh Bilqis yang sudah makin lemas dan tidak nafsu makan. Siti mengungkapkan kelengkapan administrasi yang diminta hanya kartu BPJS Kesehatan tanpa embel-embel fotokopi berkas dan syarat lainnya.
“Hari itu langsung saya bawa anak ke IGD melihat kondisi anak yang semakin parah. Dia juga sudah bekali-kali muntah tak kunjung berhenti. Syukur alhamdulillah sampai rumah sakit kami diterima secara baik dan cepat, tidak menunggu lama dokter langsung cek fisik Bilqis mulai dari telinga, hidung dan juga tenggorokan serta cek darah, katanya untuk melihat ada pengaruh virus atau tidak. Hasilnya ternyata memang sistem pernapasan anak saya terserang virus, kemudian langsung disarankan dirawat untuk penyembuhan,” lanjut Siti.
Selama masa perawatan sang anak, Siti mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan, baik itu dari segi pembiayaan maupun kualitas layanan yang diterima di Rumah Sakit Pratiwi.
Hal itu membuat dirinya lebih tenang dan nyaman mendampingi pengobatan Siti. Oleh sebab itu ia memberikan pujian kepada pihak BPJS Kesehatan dan rumah sakit dengan menceritakan berbagai keunggulan yang dirasakan oleh dirinya beserta keluarga.
“Selama beberapa hari anak saya dirawat di rumah sakit, kesannya sangat bagus. Meskipun ini rumah sakit tapi rasanya nyaman. Sikap perawatnya sopan, makanannya juga enak kata anak saya dan setiap hari ruangan dibersihkan. Selama perawatan, Bilqis dipantau terus tiap berapa jam untuk dikasih obat dan di kasih uap untuk batuknya secara rutin. Dengan bagusnya layanan ini, saya harap Bilqis tidak akan kambuh lagi dan ceria lagi, bisa sekolah dan bermain lagi sama teman-temannya,”ujar ibu anak dua itu.
Siti merasa puas dengan layanan JKN yang diberikan oleh fasilitas kesehatan, karena anaknya mendapatkan fasilitas layanan yang memadai. Siti bersyukur berkat penanganan yang baik dan minum obat yang teratur dari dokter, akhirnya secara berangsur-angsur penyakit anaknya dinyatakan sembuh. Siti mengatakan bahwa ia sangat berterima kasih kepada Pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menjamin seluruh biaya perawatan anaknya di rumah sakit.
“Program JKN ini menjadi bukti bahwa negara peduli dan hadir untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Program ini sangat penting sebagai pondasi jaminan kesehatan yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Tanpa JKN biaya pelayanan kesehatan akan terasa sangat mahal, bisa-bisa kalau berobat umum jadi makin sakit karena pikiran makin ruwet harus mengeluarkan banyak biaya. Saya sangat terbantu, zaman sekarang ini juga biaya hidup semakin mahal. Setidaknya dari segi permasalahan kesehatan keluarga saya sudah terlindungi oleh JKN,” tutup Siti.










