KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang secara resmi membuka gelaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), serta Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Tangerang, pada Jumat, 2 Mei 2025.
Menariknya, pembukaan ini bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), sehingga menjadi momen yang semakin bermakna dalam merayakan semangat belajar, berprestasi, dan berkarakter di kalangan pelajar.
Pembukaan digelar meriah di Stadion Benteng Reborn dan dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, didampingi Wakil Wali Kota dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam sambutannya, Wali Kota Sachrudin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menggali potensi siswa di bidang olahraga dan seni, sekaligus memperkuat karakter generasi muda Kota Tangerang.
“Olimpiade ini adalah ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit unggul yang akan membawa nama baik Kota Tangerang di masa depan. Baik dalam bidang olahraga maupun seni, kita ingin anak-anak kita punya ruang untuk berkembang dan menunjukkan prestasinya,” ujar Sachrudin.
Ia juga menekankan pentingnya nilai sportivitas dan kebersamaan yang harus ditanamkan sejak dini melalui kompetisi seperti ini.
“Menang dan kalah itu hal biasa. Yang paling utama adalah bagaimana anak-anak kita bisa tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, jujur, dan menghargai proses. Lewat kegiatan seperti ini, kita juga memperkuat karakter mereka sebagai generasi penerus bangsa,” tambahnya.
Ribuan pelajar dari 13 kecamatan di Kota Tangerang turut ambil bagian dalam ajang ini, yang mempertandingkan berbagai cabang olahraga seperti atletik, bulu tangkis, sepak bola, karate, pencak silat, serta lomba seni vokal, tari, dan karya kreatif siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis peningkatan mutu pendidikan karakter berbasis prestasi dan potensi peserta didik.
“Melalui O2SN, FLS2N, dan GSI, kami berharap munculnya peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat secara jasmani dan memiliki jiwa seni. Ini menjadi wadah untuk mewadahi bakat serta mendorong siswa lebih percaya diri dalam berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” kata Jamaluddin.
Kegiatan ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan melibatkan juri profesional dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang.










