Sambut Kelahiran Anak Pertama, Lidia Mantap Gunakan Program JKN

Sambut Kelahiran Anak Pertama, Lidia Mantap Gunakan Program JKN

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID —  Persiapan menyambut kelahiran anak pertama bukan hanya soal mental dan perlengkapan bayi tetapi juga kesiapan dalam aspek finansial, khususnya biaya kesehatan. Hal inilah yang mendorong Lidia Sihombing (24) mendatangi langsung kantor BPJS Kesehatan Cabang Tangerang untuk berkonsultasi terkait kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Lidia menjelaskan bahwa kesempatan ini merupakan kali pertama baginya. Sebelumnya, Lidia baru mengetahui bahwa dirinya telah terdaftar sebagai peserta program JKN.

Bacaan Lainnya

“Saya kesini karena mau tanya-tanya terkait kepesertaan saya. Tadi sudah dijelaskan juga sama petugas. Kemarin-kemarin kalau berobat ke klinik harus pakai biaya sendiri. Biayanya mahal banget. Akhirnya kerabat menyarankan untuk menggunakan program JKN, karena saya belum tahu bagaimana caranya saya buru-buru kesini untuk menanyakannya. Ternyata saya sudah terdaftar sejak lama, didaftarkan oleh kantor saya. Ya sudah, saya memutuskan untuk mempercayakan persalinan anak pertama saya menggunakan program JKN ini,” ucap Lidia pada Kamis 7 Agustus 2025.

Melanjutkan penuturan Lidia, kehamilannya kini memasuki trimester ketiga dan diperkirakan akan melahirkan pada bulan September mendatang. Selama beberapa bulan terakhir, ia rutin melakukan pemeriksaan kehamilan termasuk USG dan konsultasi dokter kandungan di klinik.

Menurutnya, biaya yang ia keluarkan sangat besar dan cukup memberatkan keuangan keluarganya. Ia merasa bersyukur dengan kehadiran program JKN, menjadi harapan bagi dirinya dan keluarga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dengan biaya yang minim cukup dengan membayarkan iuran tiap bulannya.

“Setiap bulan saya kontrol dan lakukan USG di klinik dekat rumah. Kalau dihitung-hitung dengan obat dan vitamin pastinya sangat mahal, ya. Lumayan bikin saya dan suami geleng-geleng lihat harganya, gak jarang hal ini juga mengganggu keuangan kami. Sekarang, setelah tahu manfaat dari program JKN saya tidak khawatir sama sekali, ternyata semua bisa ditanggung asal sesuai dengan rekomendasi dokter dan mengikuti alur yang ada. Tidak perlu pikir panjang, tidak perlu memikirkan biaya yang mahal, semua ditanggung oleh program JKN. Menurut saya, ini adalah anugerah untuk kami,” ujar Lidia.

Ia menyebutkan bahwa ibunya juga turut aktif membantu proses ini, bahkan sudah lebih dahulu mengunduh aplikasi Mobile JKN setelah diperkenalkan oleh petugas. Menurut Lidia, aplikasi tersebut dinilai sangat membantu karena bisa diakses kapan saja untuk melihat status kepesertaan.

Terlebih terdapat fitur-fitur lainnya seperti antrian online yang dapat memudahkan peserta dalam mengakses layanan kesehatan tanpa perlu mengantri lama saat ingin mendapatkan layanan kesehatan.

“Tadi dikasih tahu sama petugasnya untuk download aplikasi Mobile JKN, biar mudah katanya. Ibu saya jadi semangat banget dan melihat-lihat fitur tersebut. Tadi ibu saya juga sudah memberi tahu saya terkait fitur antrian online. Ternyata sekarang akses fasilitas kesehatan lebih mudah dengan fitur tersebut, gak perlu ngantri lama di rumah sakit ataupun FKTP lagi. BPJS Kesehatan sudah semakin baik dan terus berbenah untuk masyarakat, apresiasi dari saya,” tutur Lidia.

Menutup ceritanya, Lidia mengaku lega setelah mendapatkan informasi lengkap dari petugas BPJS Kesehatan. Ia kini memahami bahwa penting untuk terdaftar dalam program JKN. Lebih baik sedia payung sebelum hujan, lebih baik sedia program JKN sebelum darurat.

Ia pun berharap agar seluruh masyarakat Indonesia dapat terdaftar pada program ini, terutama ibu-ibu hamil yang membutuhkan pelayanan persalinan dan pemeriksaan kehamilan rutin. Menurutnya, biaya kehamilan hingga persalinan sangat besar dengan adanya program JKN membuatnya lebih ringan.

“Saya merasa tenang sekarang karena sudah tahu prosedur lengkapnya. Tadi juga dibantu ibu saya untuk cek status di Mobile JKN. Ternyata sangat mudah dan praktis, dari melihat riwayat pelayanan hingga fasilitas kesehatan rujukan. Saya jadi lebih yakin untuk pakai program JKN nanti saat melahirkan. Menurut saya, jangan tunggu saat darurat. Saya menyarankan kepada masyarakat Indonesia terutama bagi para ibu yang ingin melahirkan untuk mendaftar diri dari sekarang agar nanti tidak panik saat butuh pelayanan. Biaya melahirkan itu bisa sangat besar, tapi dengan program JKN kita bisa lebih tenang,” tutup Lidia.

Penulis : Rls

Editor : Eky F

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.