JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Direktur Jenderal Pendidikan Islam M Ali Ramdhani mengumumkan bahwa Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Raudlatul Athfal (BOP RA) Tahap I tahun ini telah resmi cair. Total dana yang tersedia mencapai Rp4,385 triliun dan sudah dapat dimanfaatkan oleh madrasah.
Penegasan ini disampaikan melalui surat edaran kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, di mana M Ali Ramdhani menekankan pentingnya pemahaman terhadap Petunjuk Teknis Pengelolaan Bantuan Operasional Penyelenggaraan RA dan BOS pada Madrasah.
Petunjuk teknis ini dapat diakses melalui Pusaka Superapps dan laman resmi https://bos.kemenag.go.id atau https://erkam.kemenag.go.id/.
M Ali Ramdhani menekankan bahwa pemanfaatan dana harus sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam petunjuk teknis, serta harus dilakukan secara profesional, bebas dari korupsi, dan tanpa konflik kepentingan.
“Jadi harus ada pertanggungjawaban yang jelas dari satuan kerja dalam pemanfaatan BOS Madrasah dan BOP RA, serta tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan berpedoman pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” jelas pria yang akrab disapa Kang Dhani ini, Senin 15 Januari 2024.
Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Muchammad Sidik Sisdiyanto, menambahkan bahwa tim pengelola BOP RA dan BOS Madrasah telah dibentuk di seluruh Indonesia. Tim ini bertugas melakukan verifikasi dan validasi data satuan pendidikan calon penerima bantuan.
“Ini semua harus dilakukan, agar proses pencairan bisa dipertanggungjawabkan, tepat sasaran dan akuntable, mengingat BOS pada Madrasah dan BOP RA ini merupakan program mandatory,” jelas M. Sidik Sisdiyanto.
Berikut rincian dana Rp4.385 triliun yang sudah cair pada tahap I:
MI untuk 4.175.602 siswa. Pagu anggaran Rp3.447.462.914.000, cair 49,45%.
MTS untuk 3.085.646 siswa. Pagu anggaran Rp3.051.960.690.000, cair 54,17%.
MA untuk 1.351.187 siswa. Pagu anggaran Rp1.753.298.240.000, cair 52,19%.
RA untuk 1.352.967 siswa. Pagu anggaran Rp812.156.400.000, cair 50,02%.
Sidik mengungkapkan, “Dari total pagu Rp9,064 triliun, sudah cair pada tahap I sebesar Rp4,385 triliun atau sekitar 51,62%.” BOS Madrasah dan BOP RA menjadi bukti komitmen pemerintah terhadap dunia pendidikan, dan pengelola diimbau untuk mengikuti aturan agar dana tepat sasaran.









