TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Aksi pencuria loen sepeda motor kembali terjadi di wilayah Tangerang. Kali ini, motor milik seorang warga raib saat terparkir di rumahnya di Jalan Impres 18, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, pada Kamis, 4 September 2025.
Peristiwa itu diketahui ketika suami korban hendak berangkat berjualan ke pasar malam. Saat keluar rumah, ia mendapati motor yang biasa digunakan untuk mengangkut barang dagangan sudah tidak berada di tempat.
Dina, pemilik motor, mengatakan dirinya baru sadar setelah suaminya hendak berangkat bekerja. Namun, setelah itu ia keluar dan langsung mengetahui motornya telah raib diambil orang.
“Kira-kira jam setengah 11 siang saya masih di dalam rumah dan pintu ditutup. Tahu-tahu sorenya, waktu suami mau angkat barang untuk ke pasar malam, motornya sudah nggak ada,” ujar Dina kepada para Jurnalis saat ditemui di rumahnya, pada Jumat 5 September 2025 sore.
Motor yang hilang berjenis Yamaha Vega. Kendaraan tersebut sehari-hari menjadi andalan keluarga untuk mencari nafkah, terutama dalam mengangkut barang ke pasar malam.
“Motornya dipakai buat angkut barang ke pasar malam, nyari nafkah, buat beli beras, setiap hari begitu. Sekarang hilang, suami jadi nggak bisa jualan,” keluhnya.
Dina mengaku sudah melaporkan kejadian itu ke ketua RT setempat. Namun, hingga kini dirinya belum mengetahui siapa pelaku pencurian tersebut, meski disebut ada rekaman CCTV yang sempat menangkap gerak-gerik pelaku.
“Laporannya cuma ke RT, orangnya (pelaku) juga nggak dikenalin, nggak tahu dari mana,” jelas Dina.
Lebih lanjut, Dina menuturkan bahwa peristiwa kehilangan bukan kali pertama menimpa dirinya. Ia mengaku sudah tiga kali kehilangan barang berharga yang semuanya berkaitan dengan usaha mencari nafkah.
“Sudah tiga kali kehilangan di sini, dan semuanya barang untuk nyari nafkah. Dulu pernah jualan gas juga hilang, karena kondisi rumah sempit jadi barang-barang ditaruh di luar, cuma ditutup tirai,” ungkapnya.
Kehilangan motor kali ini membuat aktivitas berdagang keluarganya terhambat. Tanpa kendaraan tersebut, ia kesulitan mengangkut barang dagangan untuk berjualan di pasar malam.
“Mudah-mudahan kalau pelakunya ketangkap, jangan sampai kejadian kayak gini terulang lagi,” pungkas Dina.
Kasus pencurian ini diharapkan segera ditangani aparat kepolisian agar pelaku dapat ditangkap, sekaligus mencegah kejadian serupa menimpa warga lainnya di Kota Tangerang.









