350 Jiwa di Cipondoh Terdampak Banjir Akibat Luapan Kali Angke

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu, 1 November 2025 dini hari menyebabkan luapan air dari Kali Angke. Akibatnya, kawasan Jalan Al-Ma’arief, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 55 sentimeter.

Berdasarkan laporan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Batu Ceper bersama Pos Benda/Belendung, sedikitnya 350 jiwa dari 150 kepala keluarga (KK) terdampak.

Bacaan Lainnya

Petugas gabungan melakukan monitoring sejak pukul 08.45 hingga 12.45 WIB untuk memastikan kondisi warga dan perkembangan genangan.

Sementara itu, warga setempat bernama Muhtadi mengatakan banjir mulai datang sekitar pukul 02.00 dini hari. Air yang semula dangkal terus naik hingga mencapai pinggang orang dewasa.

“Banjir datang jam dua pagi. Awalnya dangkal, tapi setelah salat subuh air makin tinggi sampai sepinggang orang dewasa,” kata Muhtadi.

BACA JUGA : Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang di Sejumlah Titik Kota Tangerang

Ia menyebut banjir berasal dari luapan Kali Angke yang tak mampu menampung debit air kiriman dari daerah lain. Genangan disebutnya sering terjadi, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah Bogor.

“Air naik dari Kali Angke. Karena tampungan kalinya sudah enggak cukup, jadi meluap ke atas,” jelasnya.

Muhtadi menuturkan ada sekitar 30 keluarga di RW 02 yang terdampak banjir kali ini. Selain itu, genangan juga merambah sebagian wilayah di RW 06 Canti Tiga.

“Sering, Mas, banjir kiriman dari Kali Angke. Ini dari jam dua pagi sampai sekarang belum surut,” ungkapnya.

Warga, Muhtadi. Foto: Dony-Lensabanten

Warga mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi agar barang-barang berharga tidak ikut terendam. Mereka segera memindahkan barang ke tempat aman ketika air mulai naik.

“Sekarang enggak ada kerugian, kita sudah tahu. Jadi kalau air datang langsung kita amankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi,” tambah Muhtadi.

BACA JUGA  : Luapan Kali Leduk dan Kali Cirarab, Ratusan Warga di Priuk Terdampak Banjir

Petugas gabungan dari BPBD Kota Tangerang, UPT Damkar Batu Ceper, Babinsa, serta perangkat RT/RW setempat juga siaga di lapangan. Mereka menyiapkan satu unit truk angkut dan perahu kaleng untuk mobilisasi warga terdampak.

BPBD Kota Tangerang melalui Regu 1 UPT Batu Ceper memastikan pemantauan akan terus dilakukan hingga air benar-benar surut. Situasi akan dinyatakan aman setelah debit air kembali normal.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.