JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Kabar besar datang dari dunia perangkat lunak kreatif. Canva resmi mengumumkan penyatuan tiga aplikasi populer Affinity—Affinity Photo, Affinity Designer, dan Affinity Publisher—ke dalam satu platform baru yang sepenuhnya gratis untuk semua pengguna.
Langkah ini mengejutkan banyak kreator digital, terutama setelah sempat muncul kekhawatiran ketika situs Affinity sempat offline awal bulan ini. Banyak yang menduga Canva akan memperkenalkan sistem berlangganan seperti Adobe, atau bahkan menghentikan proyek Affinity sepenuhnya. Namun, justru sebaliknya: Canva meluncurkan Affinity baru yang menggabungkan seluruh kemampuan desain vektor, pengeditan foto, dan tata letak dalam satu aplikasi terpadu.
Satu Aplikasi, Semua Fitur Profesional
Aplikasi Affinity kini tersedia untuk Mac dan Windows, dengan versi iPad sedang dalam pengembangan. Seluruh fitur profesional yang sebelumnya tersebar di tiga aplikasi kini bisa diakses di satu tempat—tanpa biaya apa pun. Pengguna hanya perlu membuat akun Canva gratis, tanpa harus berlangganan Canva Pro.
Semua fitur terbuka sepenuhnya sejak awal, termasuk alat seleksi, kloning, masker, lapisan penyesuaian, serta mode pencampuran (blending modes) yang biasa ditemukan di Photoshop. Antarmukanya juga mendapat sentuhan baru namun tetap terasa familiar bagi pengguna lama Affinity.
Selain itu, Affinity mendukung berbagai format file profesional seperti PSD, AI, PDF, SVG, TIFF, dan IDML, serta format internal .af. Pengguna juga dapat membuka dan mengedit file RAW kamera Canon tanpa kendala.
Desain Fleksibel dan Performa Cepat
Fitur tata letak kini memungkinkan pengguna mengedit gambar, teks, dan grafik secara bersamaan. Ada Smart Master Pages, shared text styles, kontrol tipografi lengkap, serta akselerasi GPU yang membuat navigasi dan zoom tetap mulus—bahkan hingga pembesaran legendaris 10 juta persen.
Salah satu keunggulan besar penyatuan ini adalah kemudahan bagi kreator yang bekerja lintas disiplin. Baik mengedit foto, membuat desain logo, atau menyusun layout publikasi, semua kini bisa dilakukan dalam satu ruang kerja tanpa masalah kompatibilitas file.
Pengguna juga dapat menyesuaikan tampilan melalui fitur Customisable Studios, yang memungkinkan mereka mencampur alat dari Vector, Pixel, dan Layout Studio sesuai kebutuhan proyek. Pengaturan workspace ini bisa disimpan, dibagikan, bahkan diunduh dari pengguna lain.
Kolaborasi dengan Canva dan Integrasi AI
Meski Affinity gratis sepenuhnya, pengguna Canva Pro akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa akses langsung ke Canva AI Studio di dalam aplikasi. Fitur ini mencakup Generative Fill, Remove Background, dan Expand & Edit, mirip dengan kemampuan AI di Photoshop.
Pengguna yang tidak ingin menggunakan AI tetap dapat memanfaatkan seluruh fitur Affinity tanpa batasan. Sementara itu, pengguna premium bisa mengakses fitur AI tambahan dengan sistem kredit dan kemampuan ekspor langsung ke platform Canva untuk kolaborasi dan publikasi.
Selain Affinity, Canva juga meluncurkan sejumlah pembaruan besar, termasuk editor video berbasis AI, Email Design untuk membuat kampanye pemasaran tanpa coding, serta Forms yang bisa diintegrasikan ke situs web.
Dibangun Berdasarkan Masukan Komunitas
Canva menyebut bahwa versi baru Affinity dikembangkan bersama pengguna melalui forum saran fitur dan Canva Designer Advisory Board. Semua pemrosesan AI dijalankan di perangkat pengguna, tanpa mengakses atau menggunakan karya mereka untuk melatih model AI.
Bagi pengguna lama, aplikasi Affinity versi sebelumnya tetap bisa digunakan. Sementara pengguna baru cukup membuat akun Canva gratis untuk mengunduh aplikasi Affinity terbaru ini.









