LENSABANTEN.CO.ID — Suasana peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai aksi kekerasan bersenjata. Seorang prajurit TNI dilaporkan gugur setelah terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada Senin, 17 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bentrokan bersenjata tersebut meletus di wilayah pinggiran Mimika seusai pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih. Kelompok bersenjata disinyalir melakukan penyerangan mendadak ke arah pos keamanan militer, yang kemudian memicu aksi saling tembak antar-kedua belah pihak.
Dalam insiden penyerangan tersebut, satu personel TNI mengalami luka tembak serius dan dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi menuju fasilitas medis terdekat.
Aparat keamanan gabungan TNI-Polri langsung menerjunkan pasukan tambahan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok penyerang sekaligus menyisir area sekitar guna memastikan keamanan warga sipil.
Hingga berita ini diturunkan, komando aparat setempat menetapkan status siaga satu di kawasan terdampak guna mengantisipasi potensi serangan susulan dari kelompok bersenjata.








