JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Perjalanan menuju album studio keempat membawa Kunto Aji pada sebuah tema yang sangat dekat dengan kehidupan pribadinya. Melalui single “bERANI”, musisi tersebut mengolah pengalaman sebagai suami dan ayah menjadi sebuah karya tentang cinta, keluarga, dan keberanian menghadapi masa depan.
“bERANI” resmi dirilis pada 25 Juni 2026 dan menjadi pembuka menuju album Kuda Hitam. Lagu tersebut menghadirkan sudut pandang yang sederhana, tetapi memiliki makna emosional yang kuat.
Bagi Kunto Aji, menjalani kehidupan bersama orang yang dicintai bukan berarti terbebas dari rasa khawatir. Ada banyak hal yang tidak bisa diprediksi dan tidak semuanya dapat dikendalikan. Namun, keberanian justru muncul ketika seseorang memilih untuk tetap hadir.
“Buat saya, ‘bERANI’ adalah pengingat untuk tetap hadir menjalani hidup, menjaga orang-orang yang kita sayangi, dan menemukan ruang untuk bersenang-senang di tengah semua itu,” kata Kunto Aji.
Semangat tersebut menjadi napas utama lagu. Alih-alih menggambarkan keberanian melalui aksi heroik, Kunto Aji memilih memperlihatkan keberanian dalam bentuk yang lebih intim: menjaga pasangan, bertahan bersama, dan kembali membangun ketika keadaan terasa berantakan.
Lirik “bERANI” pun membawa pesan tentang komitmen tersebut. Ada janji untuk tetap menjaga dan kemauan untuk memulai kembali meski harus melewati puing-puing kehidupan.
Secara musikal, Kunto Aji memberikan warna yang lebih organik. Sentuhan MTV era awal 2000-an turut memperkaya aransemen sehingga lagu terasa lebih enerjik dibandingkan sekadar balada cinta konvensional.
Warna musikal itu sekaligus menjadi petunjuk kecil mengenai apa yang akan dibawa Kunto Aji melalui Kuda Hitam. Album tersebut akan mengeksplorasi berbagai sudut pandang mengenai hal-hal sederhana yang sering kali luput dari perhatian.
“Akan selalu ada cobaan, nggak semua hal bisa kita kendalikan. Tapi selama kita masih bisa berjalan bersama, saya rasa kita masih punya alasan untuk berani,” ujarnya.
Untuk produksinya, Kunto Aji menggandeng Budie Tanzania sebagai produser sekaligus arranger. Enrico Octaviano, Ankadiov, dan Adyatmaka Jati juga terlibat dalam proses pengerjaan lagu.
“bERANI” kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital dan menjadi awal perjalanan Kunto Aji menuju era Kuda Hitam. (san/*) #Foto Dok. Kunto Aji








