PANDEGLANG, LENSABANTEN.CO.ID — Seorang wanita asal Pandeglang, Banten, berinisial NW (40), mendatangi Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, demi mencari keadilan. NW melaporkan salah satu oknum anggota DPRD Kota Serang atas dugaan tindakan pelecehan seksual yang menimpanya.
Langkah ini diambil korban lantaran kasus hukum yang sebelumnya telah dilaporkan ke Mapolres Pandeglang dirasa belum menunjukkan perkembangan yang berarti.
“Hingga kini belum ada progres dan kepastian status hukum,” ujar NW melansir detik.com, Kamis 2 Juli 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan pelecehan seksual tersebut bermula ketika korban dan oknum legislator tersebut bertemu untuk membahas masalah bisnis, yakni terkait biaya sewa dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, setelah perbincangan mengenai kerja sama itu selesai, pelaku tiba-tiba melancarkan aksi pelecehan seksual terhadap korban.
Pendamping korban, Hermawan, menegaskan pihaknya berharap institusi wakil rakyat maupun aparat penegak hukum tidak memberikan perlindungan khusus kepada pelaku. Proses hukum diharapkan berjalan transparan tanpa adanya intervensi kekuatan politik.
“Kami berharap tidak ada perlindungan, baik dari sisi politik maupun hukum. Kami ingin proses ini berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Hermawan.
Pihak korban menyatakan saat ini masih menunggu kelanjutan penyelidikan dari kepolisian dan berharap perkara tersebut segera mendapatkan titik terang serta kepastian hukum yang adil. Di sisi lain, Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang dikabarkan masih terus melakukan penyelidikan atas laporan dugaan pelecehan seksual yang menyeret oknum anggota dewan tersebut.










