KOTA TANGERANG, LENSABANTEN. CO. ID– Guru adalah profesi yang mulia sekaligus bentuk ibadah. Seorang guru berperan sebagai pendidik, pembimbing, dan pengayom bagi murid-muridnya.
Menjadi seorang guru adalah panggilan hidup bagi Arief Sulistiyono (42), yang akrab disapa Arief. Namun, di tengah kesibukannya mendidik generasi muda, Arief harus menghadapi kenyataan bahwa kesehatannya yang mulai terganggu. Ia dinyatakan menderita penyakit ginjal yang mengharuskannya menjalani cuci darah secara rutin.
“Awalnya saya merasa hanya kelelahan biasa, karena memang jadwal saya sebagai guru cukup padat. Tapi semakin lama, badan saya rasanya makin lemas dan mulai ada pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Saya curiga, ini bukan kelelahan biasa. Akhirnya, saya memutuskan untuk periksa ke fasilitas kesehatan. Ternyata, hasilnya menunjukkan fungsi ginjal saya bermasalah,” cerita Arief di Rumah Sakit An-Nisa, tempat ia menjalani pengobatan.
Cuci darah tiga kali seminggu menjadi bagian dari rutinitas Arief sekarang. Hal ini membuat Arief merasa cemas, terutama soal biaya pengobatan yang pasti tidak murah.
Menurut Arief, jika harus membayar sendiri, cuci darah akan memakan biaya yang sangat besar. Hal tersebut tentu akan memberatkan bagi para pasien penderita gagal ginjal.
Namun, kekhawatiran itu berangsur hilang setelah mengetahui bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bisa menanggung biaya pengobatannya.
“Saya sangat kaget saat dokter menyatakan saya harus rutin cuci darah. Saya tidak pernah membayangkan akan ada di situasi seperti ini. Kalau harus bayar sendiri, mungkin kami akan sangat kesulitan. Saya harus mencari pendapatan tambahan untuk biaya berobat, sementara kondisi saya sudah tidak memungkinkan lagi untuk bekerja terlalu keras. Untungnya saya dan keluarga sudah terdaftar Program JKN. Alhamdulillah, program ini sangat membantu kami. Saya hanya perlu membayar iuran setiap bulan, selanjutnya biaya pengobatan akan ditanggung oleh Program JKN,” ungkapnya.
Dulu, Arief sempat mendengar kabar kurang baik tentang pelayanan kesehatan bagi peserta JKN. Namun, dari pengalamannya selama ini, ia merasa kabar tersebut tidak benar.
Arief menyatakan bahwa layanan kesehatan yang ia terima sangat baik dan fasilitas di rumah sakit tempatnya dirawat juga sangat memadai. Hal ini membuatnya lebih tenang dalam menjalani perawatan.
Terlebih setelah ia mengetahui adanya janji layanan dari fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan dan fasilitas terbaik bagi peserta JKN.
“Pelayanan di rumah sakit sangat bagus, petugasnya ramah semua. Mengurus administrasinya juga sangat mudah. Saya hanya perlu menyebutkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau menunjukkan kartu kepesertaan di aplikasi Mobile JKN. Tidak ribet sama sekali. Ini sangat membantu, apalagi buat orang seperti saya yang harus sering bolak-balik ke rumah sakit. Bagi saya, program JKN benar-benar penyelamat. Saya bisa fokus menjalani pengobatan tanpa rasa khawatir. Saya harap program ini terus ada dan makin ditingkatkan supaya lebih banyak orang yang bisa terbantu,” jelas Arief, pada Jumat (29/11).
Guru yang selalu disegani muridnya ini mengungkapkan rasa syukur atas Program JKN yang telah menjamin seluruh biaya pengobatannya.
Arief juga mengajak masyarakat Indonesia yang belum terdaftar sebagai peserta JKN untuk segera mendaftarkan diri dan keluarganya. Ia berharap tidak ada lagi yang mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan karena ketiadaan jaminan, sehingga semua orang dapat hidup lebih sehat dan nyaman.
“Berkat pelayanan yang sangat baik, sekarang saya bisa kembali menjalani aktivitas dengan normal. Saya berharap program ini terus ada untuk membantu orang-orang yang membutuhkan seperti saya. Melalui cerita ini, saya ingin mengajak semua orang mendukung keberlangsungan Program JKN dengan mendaftar sebagai peserta JKN. Jangan tunggu sakit dulu baru daftar. Kesehatan adalah investasi penting, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk keluarga. Yuk, segera daftar jadi peserta JKN dan rutin membayar iuran,” ujar Arief sambil tersenyum.









