Cara Kota Tangerang Cetak ASN Lebih Gesit dan Melek Digital

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat berbicara di hadapan peserta.

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pemerintah Kota Tangerang meluncurkan sejumlah fitur inovasi terbaru pada platform Tangerang Gorvu sebagai bagian dari strategi memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) dan mempercepat transformasi digital pemerintahan daerah.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menjelaskan bahwa inovasi tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis dengan sejumlah perguruan tinggi mitra. Kerja sama ini dirancang untuk memastikan pengembangan kompetensi ASN berjalan seiring dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya

“Peluncuran fitur-fitur inovasi pada Tangerang Gorvu merupakan buah dari kolaborasi dengan perguruan tinggi mitra dalam rangka meningkatkan kapasitas ASN,” ujar Sachrudin, Kamis, 5 Februari 2026.

Salah satu fitur utama yang diluncurkan adalah Human Capital Development Plan (HCDP), hasil kerja sama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Fitur ini diposisikan sebagai instrumen perencanaan pengembangan sumber daya manusia yang terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah.

Melalui HCDP, pengembangan kompetensi ASN tidak lagi dilakukan secara parsial, tetapi disusun secara sistematis, terarah, dan terukur. Perencanaan pengembangan SDM tersebut diharapkan berdampak langsung pada pencapaian visi dan misi pembangunan Kota Tangerang.

“HCDP menjadi langkah strategis untuk memastikan pengembangan kompetensi ASN selaras dengan kebutuhan organisasi dan agenda pembangunan daerah,” kata Sachrudin.

Selain penguatan tata kelola SDM, Pemkot Tangerang juga menaruh perhatian besar pada percepatan transformasi digital pemerintahan. Hal ini tercermin melalui kolaborasi dengan Universitas Swiss German yang berfokus pada peningkatan kapasitas ASN dalam pemanfaatan teknologi digital.

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan kompleks, ASN dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan digitalisasi dinilai krusial untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta kualitas layanan kepada masyarakat.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. ASN harus mampu memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif dan akuntabel,” ujar Sachrudin.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.