KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang memperkuat perhatian pada aspek keamanan siber seiring meningkatnya kasus penipuan digital atau phishing. Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan masyarakat semakin cerdas mengenali potensi kejahatan digital yang kerap menyasar data pribadi.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Dr. Mugiya, mengungkapkan bahwa maraknya laporan terkait phishing menjadi salah satu kekhawatiran utama pemerintah daerah. Sebagai respons, pihaknya menyiapkan rencana uji coba skema phishing yang akan dilakukan secara terukur dan terpantau.
“Yang kami khawatirkan juga banyak kasus phishing. Nah, ini kita juga akan berkirim surat ke Inspektorat untuk meminta izin uji coba skema phishing,” ujar Dr. Mugiya baru-baru ini.
BACA JUGA : Jenis-jenis Kejahatan Siber yang Umum Terjadi di Indonesia
Ia berharap dengan sarana edukasi masyarakat dapat membedakan komunikasi resmi Pemerintah Kota Tangerang dengan pesan-pesan penipuan yang sering beredar melalui email, pesan singkat, maupun tautan palsu.
“Misalkan, warga bisa membedakan website resmi yang menggunakan domain .go.id dengan penipuan yang mungkin menggunakan .com. Itu edukasi. Karena kita sering dapat kiriman seolah-olah dari kantor pajak tapi bukan .go.id,” jelasnya.
Diskominfo menekankan bahwa literasi digital adalah benteng utama untuk melindungi data pribadi masyarakat di tengah agresivitas pelaku kejahatan siber. Melalui rencana uji coba phishing dan penguatan edukasi digital, Pemkot Tangerang berharap tingkat kewaspadaan publik semakin tinggi.









