Didampingi Program JKN Selama Kehamilan, Iis: Semua Pelayanan Nol Rupiah

Didampingi Program JKN Selama Kehamilan, Iis: Semua Pelayanan Nol Rupiah
Didampingi Program JKN Selama Kehamilan, Iis: Semua Pelayanan Nol Rupiah

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID– Menjalani kehamilan merupakan momen penting dan penuh harapan bagi setiap ibu. Begitu pula yang dirasakan oleh Iis Isnawati (29), seorang ibu rumah tangga yang saat ini tengah mengandung anak keduanya. Saat ditemui di kediamannya pada Kamis, 29 Mei 2025, Iis menceritakan pengalaman kehamilannya.

Berbeda dengan pengalaman kehamilan sebelumnya, kali ini Iis merasa jauh lebih tenang karena telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena sangat terbantu dengan adanya program JKN, yang telah memberikan perlindungan kesehatan bagi dirinya sejak awal masa kehamilan hingga masa persalinan yang akan datang.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah saat ini saya tengah mengandung anak kedua. Menurut saya, pengalaman ini cukup berbeda dibandingkan dengan kehamilan pertama. Perbedaan yang terlihat jelas karena saya merasa lebih aman dengan adanya Program JKN yang menjamin momen kehamilan saya hingga persalinan nanti. Tentunya saya bersyukur, ini sangat meringankan beban suami saya termasuk biaya persalinan yang sangat meroket biayanya apabila saya harus membayarkannya secara pribadi,” tutur Iis.

Seperti diketahui BPJS Kesehatan turut menjamin pemeriksaan Antenatal Care (ANC) serta persalinan bagi ibu hamil. Proses penjaminan ini tentu tetap mengikuti alur pelayanan yang telah ditentukan. Iis menceritakan selama menjalani pemeriksaan kehamilan, Ia rutin berobat ke puskesmas yang terletak di Jalan Baja, Kota Tangerang.

Menurutnya, pelayanan yang diberikan di puskesmas tersebut sangat memadai dan ramah. Setiap kali melakukan kontrol kehamilan, ia merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan. Bahkan, ketika diperlukan pemeriksaan lanjutan, Iis beberapa kali dirujuk ke Rumah Sakit An-Nisa untuk menjalani pemeriksaan USG.

“Selama saya memeriksakan kehamilan di puskesmas maupun di rumah sakit semua pelayanan tidak dikenakan biaya, semua nol rupiah. Pelayanan yang saya terima di Puskesmas Jalan Baja maupun Rumah Sakit An-Nisa pun tidak ada yang dibeda-bedakan antara peserta Program JKN maupun bukan. Dari biaya, pelayanan, dan fasilitas semua baik, saya tidak pernah terpikirkan pada kehamilan pertama ternyata dengan menggunakan Program JKN semua bisa dilindungi tanpa adanya diskriminasi seperti yang banyak diberitakan. Ini berkat program JKN, saya benar-benar merasa sangat terbantu dengan hadirnya program ini,” ungkap Iis.

Tidak hanya pemeriksaan rutin dan USG, pada awal masa kehamilannya, Iis juga sempat mengalami kondisi yang mengharuskan ia mengonsumsi obat penguat kandungan. Beruntung, obat tersebut juga dijamin oleh Program JKN. Ia tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun untuk mendapatkan pengobatan tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Program JKN sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil seperti dirinya yang membutuhkan perhatian kesehatan secara berkala.

“Saya sempat diminta untuk mengkonsumsi obat penguat kandungan oleh dokter karena kondisi saya yang memerlukan obat tersebut. Saya dan suami sudah khawatir karena memikirkan biaya yang akan timbul karena pemakaian obat ini. Kalau harus bayar sendiri, mungkin saya dan suami akan berpikir ulang untuk menebus obatnya. Tapi alhamdulilah berkat Program JKN, semuanya jadi lebih ringan. Semua dapat dijamin oleh Program JKN,” ujar Iis.

Menutup ceritanya, Iis menyampaikan harapan besar kepada BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN agar terus mempertahankan kualitas layanan yang telah ia rasakan selama ini. Harapan besar agar masyarakat Indonesia juga turut andil dalam program ini dengan aktif terdaftar dan memastikan keaktifan agar semua orang bisa merasakan pelayanan seperti yang dirinya rasakan. Selain itu, Ia pun berharap tidak ada kendala apapun selama proses menjelang persalinan hingga saat kelahiran anak keduanya nanti.

“Saya berharap sampai proses melahirkan nanti saya dan bayi saya sehat dan tidak ada biaya yang harus dibebankan kepada kami. Saya merupakan bukti bahwa program ini luar biasa dan saya dan keluarga sangat berterima kasih karena telah meringankan beban keluarga kami. Saya berharap BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan ini. Masyarakat juga tentunya perlu untuk ikut serta dalam menyukseskan program ini,” pungkas Iis.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.