Diduga Temukan Beras Plastik, Konsumen di Batuceper Laporkan ke Polisi

Zakwan Gauray selaku konsumen

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Seorang warga di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, mengaku menemukan dugaan beras plastik yang ia beli dari salah satu gerai minimarket. Temuan tersebut kini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dan dinas terkait untuk ditindaklanjuti.

Zakwan Gauray selaku konsumen tersebut menceritakan awal mula kecurigaannya saat istrinya hendak memasak beras di rumah. Ia mendapati ada butiran beras yang berbeda dari biasanya.

Bacaan Lainnya

“Saya ada temuan di rumah tadi ketika istri mau masak di pagi, saya pulang anter sekolah, istri mau merendam dan memasak beras. Namun, beras tersebut ada butiran-butiran putih yang meragukan. Tapi sebelumnya saya sudah makan tiga hari itu, lalu tiba-tiba di perut kurang nyaman, ada kerasa mual,” ujarnya kepada awak media saati ditemui di Poslek Batu Ceper pada Selasa, 2 September 2025.

Menurut pengakuannya, beras itu dibeli pada Minggu, 31 Agustus 2025, di Alfamart yang berada di Jalan Pembangunan 1, Kelurahan Batujaya, Batuceper, seharga Rp92 ribu untuk kemasan premium bergambar “anak raja”.

“Berasnya mah bagus dan wangi, tetapi untuk yang meragukan ada jenis seperti plastik gitu. Jadi, kalau dicuci ngambang dia. Setelah diambil yang mengambangnya, kemudian dibejek malah lengket kaya lem. Itu yang bikin saya curiga,” jelasnya.

Ia mengaku sempat mengonsumsi beras tersebut. Namun, setelah makan, dirinya merasakan mual hingga akhirnya memutuskan berhenti dan membeli beras baru di warung untuk pembanding.

Diduga Temukan Beras Plastik, Konsumen di Batuceper Laporkan ke Polisi

“Iya mual. Jadi, saya stop dan beli lagi beras yang lain di warung. Itu untuk perbandingan saya bahwa beras di warung itu bagus, nyelam semua berasnya dan tidak ada yang mengambang,” tambahnya.

Saat ini, sisa beras sekitar tiga liter sudah diamankan oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang dan sebagian telah diserahkan ke pihak kepolisian. Dugaan sementara, beras tersebut tercampur dengan bahan yang menyerupai plastik.

“Artinya masih dugaan sesuai temuan saya bahwa beras itu dicampur dengan biji plastik. Untuk sementara sudah kita serahkan ke pihak kepolisian, dan hasil lab-nya kita tunggu dari sana,” tuturnya.

Kapolsek Batu Ceper, Kompol Gunawan, membenarkan laporan terkait temuan tersebut dan memastikan saat ini tengah dalam proses penyelidikan.

“Sedang diselidiki Kanitreskrim yah bang,” singkat Kompol Gunawan, dalam pesan WhatsApp.

Kasus ini kini tengah ditangani Polsek Batuceper bersama dinas terkait, sambil menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan kebenaran dugaan adanya beras plastik di pasaran.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.