DPAD Kota Tangerang: Peningkatan Minat Baca Lewat Sistem Digital dan Inovasi Perpustakaan

DPAD Kota Tangerang: Peningkatan Minat Baca Lewat Sistem Digital dan Inovasi Perpustakaan
Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Rana Rachdiana. foto : eky

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang terus mengoptimalkan program dalam upaya meningkatkan minat baca buku warga kota Tangerang, salah satunya dengan sistem digitalisasi buku.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang, Rana Rachdiana, menjelaskan sejumlah langkah inovatif dalam pengembangan perpustakaan berbasis digital, guna meningkatkan minat baca masyarakat di Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya

“Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah penggunaan sistem Inlislite, sebuah sistem nasional dari Perpusnas yang dikembangkan oleh Pemkot Tangerang. Sistem ini mencakup pendaftaran anggota, pengolahan bahan pustaka, serta layanan perpustakaan digital,”terangnya ditemui di kantornya, Senin, 21 Oktober 2024.

Selain itu, DPAD juga membuka layanan pendaftaran anggota melalui WhatsApp di nomor 0812-8793-6491 untuk mempermudah akses bagi masyarakat.

“Kami juga memiliki aplikasi iTangerangkota yang bisa diunduh secara gratis di Play Store. Aplikasi ini memudahkan masyarakat untuk membaca buku digital kapan saja,” ujar Rana.

Menanggapi penerapan perpustakaan digital di Kota Tangerang, Rana menyatakan bahwa konsep ini diadopsi untuk mengikuti perkembangan teknologi sekaligus mengatasi keterbatasan sarana dan prasarana.

“Dengan perpustakaan digital, masyarakat bisa mengakses berbagai bahan bacaan tanpa harus datang langsung ke perpustakaan fisik, menjangkau lebih banyak pembaca,” jelasnya.

Sosialisasi Perpustakaan dan Literasi

Untuk menyebarluaskan informasi terkait perpustakaan digital, DPAD Kota Tangerang telah melakukan sosialisasi masif ke berbagai kalangan.

“Kami rutin mengadakan kegiatan perpustakaan keliling ke sekolah-sekolah dan area publik, serta melakukan kunjungan khusus ke perpustakaan SD untuk kegiatan story telling. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan perpustakaan masyarakat, seperti perpustakaan masjid dan perpustakaan mini,” kata Rana.

Saat ini, terdapat 50 perpustakaan masjid dan masyarakat serta 5 perpustakaan mini yang berfungsi sebagai perpanjangan tangan DPAD untuk menumbuhkan minat baca di lingkungan sekitar.

Rana juga menekankan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat untuk membaca, tetapi juga sebagai tempat rekreasi dan pusat literasi.

Peningkatan Minat Baca Lewat Buku Digital

Rana menyebutkan bahwa dengan kehadiran buku digital, minat baca di Kota Tangerang mulai meningkat. Berdasarkan survei yang dilakukan bersama akademisi, terdapat kenaikan yang signifikan dalam kebiasaan membaca masyarakat.

“Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Tangerang mencapai 78,14, sedangkan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) berada di angka 62,3. Kedua indikator ini menunjukkan peningkatan dalam penyebaran perpustakaan, durasi, dan frekuensi membaca di Kota Tangerang,” tutupnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.