SERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen menyukseskan agenda strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045 melalui sektor pendidikan. Komitmen ini menyusul ditetapkannya empat sekolah di wilayah Banten ke dalam daftar 30 Sekolah Menengah Atas Unggul (SMA) Garuda Transformasi tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Program nasional ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 20 November 2025. Pemerintah menargetkan sebanyak 80 sekolah di seluruh Indonesia akan bertransformasi dalam kurun waktu lima tahun (2025–2029).
Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi penetapan tersebut dan berharap program ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Alhamdulillah, SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) yang berada di bawah naungan Pemprov Banten turut terpilih. Kami ingin memastikan anak-anak potensial di Banten, khususnya dari keluarga kurang mampu, mendapatkan kesempatan luas untuk mengenyam pendidikan di sekolah berkualitas internasional ini,” ujar Andra Soni di Kota Serang, Sabtu 13 Juni 2026 lalu.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menambahkan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah. Sekolah yang terpilih akan menjadi percontohan nasional dan mendapatkan dukungan pembiayaan serta pembinaan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
Profil Empat Sekolah Unggulan di Banten
Empat satuan pendidikan yang lolos seleksi ketat berdasarkan parameter potensi akademik dan pemerataan wilayah tersebut tersebar di Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang Selatan:
SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) (Pandeglang): Berlokasi di Majasari, sekolah berasrama milik Pemprov Banten ini memadukan keunggulan akademik, kepemimpinan, dan nilai-nilai Islami.
SMA Kharisma Bangsa (Tangerang Selatan): Berlokasi di Pamulang, sekolah yang berdiri sejak 2006 ini berfokus pada pendidikan karakter dan penguatan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
SMA Labschool Cirendeu (Tangerang Selatan): Berlokasi di Ciputat Timur, sekolah yang berdiri pada 2020 ini menginduk pada sistem dan budaya mutu Labschool di bawah Yayasan Pembina UNJ dengan standar daya saing global.
MA Ibad Ar Rahman (Pandeglang): Berlokasi di Cimanuk, madrasah aliyah ini mengintegrasikan kurikulum nasional dengan sistem pendidikan pondok pesantren.
Akselerasi Mutu Berstandar Internasional
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin menjelaskan bahwa SMA Unggul Garuda Transformasi merupakan program pengayaan prestisius untuk sekolah dengan rekam jejak akademik tinggi. Program ini dirancang guna menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu mengantarkan putra-putri daerah menembus perguruan tinggi terbaik di dunia.
Untuk menjaga mutu, kurikulum dan pembinaan program ini melibatkan Tim Pakar dari universitas ternama, seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tokoh akademisi seperti Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd., M.Psi. dan Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor, S.Si., M.Si. turut dilibatkan langsung guna memastikan standar internasional tetap terjaga.
Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda sendiri bertumpu pada tiga pilar utama:
Penyeimbang Akses: Memberikan kesempatan yang adil bagi siswa dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi dan daerah.
Inkubator Pemimpin: Menitikberatkan pada penguatan karakter kepemimpinan masa depan.
Prestasi Akademik dan Pengabdian: Mendorong pencapaian akademik tinggi yang diimbangi dengan jiwa pelayanan kepada masyarakat.
Sekolah yang terpilih dalam kategori “Transformasi” ini wajib mengantongi akreditasi A dan memiliki prestasi di tingkat regional hingga internasional. Sebagai bentuk pengayaan, Kemdiktisaintek akan memberikan program pelatihan manajemen sekolah, peningkatan kapasitas guru, serta pembinaan intensif bagi para peserta didik.










