Garuda Indonesia Terbangkan 28 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Palestina, Sudan, dan Yaman

Garuda Indonesia Terbangkan 28 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Palestina, Sudan, dan Yaman
Garuda Indonesia Terbangkan 28 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Palestina, Sudan, dan Yaman

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia kembali mendapatkan kepercayaan Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengoperasikan penerbangan kemanusiaan.

Penerbangan ini membawa sedikitnya 28,333 ton bantuan kemanusiaan yang terdiri dari kebutuhan logistik, di antaranya obat-obatan, hygiene kit, makanan bayi, hingga tenda pengungsian yang diperuntukkan bagi masyarakat Sudan, Yaman, dan Palestina sebagai wujud dukungan Indonesia kepada korban konflik di Palestina dan Sudan, serta korban banjir bandang di Yaman.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan bahwa penerbangan kemanusiaan tersebut diberangkatkan dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Selasa 15 Oktober 2024 dini hari pukul 00.05 WIB menuju Bandara Internasional Fujairah, Uni Emirat Arab.

“Pengoperasian penerbangan ini menjadi salah satu representasi komitmen Garuda Indonesia dalam menyampaikan dukungan perhatian serta aksi solidaritas masyarakat Indonesia khususnya kepada para korban di ketiga negara tersebut,” ungkap Irfan.

Kelancaran proses pengiriman bantuan kali ini, tentunya tidak terlepas dari peran serta oleh berbagai pihak, guna memastikan prosedur perizinan pengiriman logistik secara internasional telah terpenuhi.

Garuda Indonesia Terbangkan 28 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Palestina, Sudan, dan Yaman
Garuda Indonesia Terbangkan 28 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Palestina, Sudan, dan Yaman

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi mengungkapkan, “Kita ketahui hingga saat ini, korban meninggal di Gaza (Palestina) sudah lebih dari 42 ribu orang. Sementara di Yaman korban banjir mencapai 268 ribu orang, dan sebanyak 8,1 juta warga Sudan mengalami internal displacement (pengungsian internal).“

Lebih lanjut, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan Pemerintah Indonesia menyiapkan bantuan tersebut untuk meringankan dampak warga negara sahabat yang mengalami krisis kemanusiaan akibat bencana alam maupun kondisi geopolitik diwilayah setempat.

Muhadjir berharap beban korban bencana dan krisis kemanusiaan di negara sahabat tersebut dapat menjadi lebih ringan melalui bantuan yang diterbangkan oleh Garuda Indonesia ini, sekaligus lebih mengukuhkan peran Indonesia dikancah internasional dalam mendesak terciptanya perdamaian antarbangsa dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Adapun Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, dirinya ikut mengawal delegasi bantuan kemanusiaan untuk ke Yaman. Sebab Indonesia baru pertama kali mengirimkan bantuan ke negara tersebut.

“Pengiriman bantuan kemanusian kepada negara sahabat ini merupakan pengiriman yang ke-14 dalam kurun dua tahun terakhir. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan penderitaan yang sedang dialami oleh saudara-saudara kita di Yaman, Sudan, dan Palestina,” jelas Suharyanto.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.