TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI menggelar rangkaian kegiatan sosial dalam rangka peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-75 yang dipusatkan di Auditorium Politeknik Imigrasi (Poltekim), Kota Tangerang, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol (Purn.) Agus Andrianto.
Adapun Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pejabat pemerintah daerah (Pemda), serta tamu undangan lainnya. Kehadiran Forkopimda menjadi bentuk dukungan terhadap rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-75.
Rangkaian peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-75 diisi dengan berbagai kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di sejumlah daerah. Kegiatan tersebut meliputi bakti sosial kepada masyarakat, donor darah, serta penyerahan 20.000 bibit kelapa kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mengatakan kegiatan sosial ini merupakan implementasi langsung dari program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dijalankan oleh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi. Ia menegaskan bahwa rangkaian kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di wilayah lain, termasuk di Sumatera Utara.
“Hari ini kami melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Bakti Imigrasi ke-75 dengan berbagai kegiatan bakti sosial, mulai dari bakti sosial kepada masyarakat, donor darah, hingga penyerahan 20.000 bibit kelapa kepada Pemkot Tangerang untuk disalurkan kepada masyarakat,” ujar Agus Andrianto, kepada awak Jurnalis.
Ia menambahkan, jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan juga diarahkan untuk menyatukan hasil pengumpulan donasi bantuan sosial. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam penyediaan sarana air bersih.
“Hasil pengumpulan donasi bantuan sosial ini akan kita satukan dan digunakan untuk membantu masyarakat korban bencana, terutama dalam penyediaan air bersih melalui program yang dilaksanakan oleh kementerian lain maupun Kepolisian,” katanya.
Agus mengungkapkan, hingga saat ini donasi yang berhasil dikumpulkan dari jajaran Imigrasi mencapai sekitar Rp1,7 miliar. Selain itu, hasil panen raya yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Pemasyarakatan juga akan disumbangkan sepenuhnya bagi masyarakat terdampak bencana.
“Saat ini sudah terkumpul sekitar Rp1,7 miliar dari jajaran Imigrasi, ditambah hasil panen raya dari Pemasyarakatan yang seluruhnya akan disumbangkan untuk membantu masyarakat yang terkena bencana,” ungkapnya.
Bantuan tersebut rencananya akan dialokasikan ke sekitar 25 hingga 30 titik di sejumlah daerah, di antaranya Sulawesi, Aceh, Sumatera Utara, dan Padang. Penyaluran bantuan akan dilakukan oleh Kepala Lapas, Kepala Kantor Wilayah, serta Kepala Kantor Imigrasi di wilayah masing-masing.
“Kami berharap bantuan ini dapat segera direalisasikan dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya untuk penyediaan air bersih,” pungkas Agus Andrianto.
Melalui peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-75, Kemenimipas menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Kegiatan sosial ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.








