Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan dari MGMP Agama. Program ini diperuntukan bagi kelas 7, 8, dan 9. Dan bisa terlaksana karena mendapat support dan kerja sama yang baik dari orang tua/wali murid.
TANGSEL, LENSABANTEN.CO.ID – Guna memberikan pengalaman langsung dan menambah wawasan tentang qiyamul lail(tahajud), MTsN I Kota Tangerang Selatan melalui MGMP Agama melaksanakan kegiatan qiyamul lail di aula Masjid Ihyaul Ulum MTsN I Kota Tangerang Selatan.
Qiyamul lail, juga dikenal sebagai salat Tahajud adalah ibadah salat sunah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur. Kegiatan ini sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan, seperti mendekatkan diri kepada Allah SWT., memohon ampunan, dan memperoleh berkah dalam kehidupan.
Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan dari MGMP Agama. Program ini diperuntukan bagi kelas 7, 8, dan 9. Dan bisa terlaksana karena mendapat support dan kerja sama yang baik dari orang tua/wali murid.
Pelaksanaanya dimulai dari pukul 16.30-07.00 WIB. Bentuk kegiatannya terdiri dari pembukaan, pelaksanaan salat Maghrib, membaca Al-Qur’an, salat Isya, kultum, istikmamal, dilanjut muhasabah sampai jam 23.00 WIB. Tepat pukul 03.00 pagi, mereka akan dibangunkan untuk melaksanakan salat Tahajud, Hajat, Witir kemudian diakhiri dengan salat Subuh. Adapun yang menjadi petugas baik Imam salat, do’a, baca Al-Qur’an, kultum adalah siswa yang memang sudah dilatih terlebih dahulu untuk melaksanakan tugas tersebut
Program unggulan MGMP Agama kali ini dibuka oleh Bapak Kepala Madrasah (DR. H. Ade Zaenudin, MA). Di hadapan seluruh peserta qiyamul lail, beliau menyampaikan bahwa Syekh Syihabuddin dalam kitab An-Nawadhir menceritakan ada orang kaya yang sedang mencari seorang hamba sahaya. Bertemulah orang kaya tersebut dengan hamba sahaya. Namun hamba sahaya tersebut mengajukan 3 syarat.
Pertama, Tuan, jangan pernah ganggu saya pada saat waktunya salat. Kedua, Tuan, tolong tugas yang Tuan berikan hanya di siang hari saja sedangkan malam bebas tidak ada tugas. Ketiga Tuan, saya minta tempat khusus agar saya bisa berada di tempat tersebut setiap malam.
Si Tuan kemudian mempersilahkan hamba sahaya untuk berkeliling rumahnya dan memilih salah satu ruangan yang terdapat di rumahnya. Terdapatlah satu ruangan yang tidak terlalu bagus/tidak terawat. Si Tuan kemudian bertanya kepada hamba sahaya, kamu pilih tempat yang tidak bagus itu? Tuan, boleh jadi tempat itu tidak bagus menurut kita , tapi belum tentu menurut Allah SWT. Akhirnya si Tuan pun menyetujuinya. Ternyata tujuan dari hamba sahaya minta ruangan khusus agar ia bisa melaksanakan salat tahajud setiap malam.
Suatu malam tuannya sedang berpesta pora dengan teman-temannya. Selesai acara, tuannya itu melihat di ruangan tempat hamba sahaya itu melaksanakan salat, sesuatu yang aneh dan luar biasa. Ada Cahaya yang memancar dari langit ke tempat tersebut. Dilihatnya hamba sahaya itu sedang sujud menyembah Allah SWT., melaksanakan salat tahajud.
Peristiwa tersebut kemudian diceritakan kepada isterinya. Malam hari, isterinya pun ingin melihat secara langsung kebenaran dari cerita suaminya. Keduanya dari tempat yang sama, dimana hamba sahaya itu berada, mereka menyaksikan kembali pancaran cahaya dari langit ke tempat hamba sahaya yang sedang melaksanakan salat Tahajud.
Melihat betapa besarnya keutamaan salat Tahajud tersebut, Bapak Kepala Madrasah berpesan kepada peserta qiyamul lail agar memanfaatkan kesempatan yang ada untuk melaksanakan salat Tahajud dengan sebaik-baiknya di tempat yang mulia ini. Kemudian berdo’alah kepada Allah SWT., mohon dimudahkan dalam segala urusan, hari-harinya senantiasa diridhoi Allah SWT., orang tua diberikan kesehatan, bagi orang tuanya yang sudah tiada diberikan tempat terbaik bagi mereka, dan masukanlah kami ke surga Allah SWT.
Program unggulan MGMP Agama ini dapat terlaksana dengan aman dan lancar. Mereka pun mengemukakan betapa senang sekali dengan adanya kegaiatan qiyamul lail ini. Bagi mereka, ini merupakan hal baru yang didapatkan selama belajar di MTsN I Kota Tangerang Selatan. Mereka bisa melaksanakan qiyamul lail bersama teman-teman dan guru. Mereka bertekad mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini ditutup tepat pukul 07.00 WIB. Satu persatu mereka meninggalkan Madrasah untuk Kembali ke rumah masing-masing.
Penulis:
Midahwati (Wakil Kepala MTsN 1 Kota Tangerang Selatan Bidang Humas)









