BOGOR, LENSABANTEN.CO.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) 2023. Diselenggarakan di Kota Bogor, mengusung tema “Memperkuat Tugas Himayah dan Wiqoyah Terhadap Umat Dalam Menghadapi Tahun Politik 2024 di Kota Tangerang” mulai 30-31 Oktober 2023.
Mukerda ini dihadiri oleh seluruh dewan pertimbangan (Wantim), Dewan pimpinan, Komisi, dan ketua MUI kecamatan se Kota Tangerang serta para undangan.
Ketua panitia penyelenggara, H Roghob Alfatiri M.Si., yang dalam hal ini di wakili oleh sekretaris panitia H. Misbakhul Munir MA., mengatakan jumlah peserta sekitar 160 orang.
“Mukerda MUI tahun 2023 telah menghasilkan beberapa program dan rekomendasi dengan sumber biaya dari dana hibah pemerintah Kota Tangerang,”jelasnya, Selasa 31 Oktober 2023.
Sementara Ketua Umum MUI Kota Tangerang, KH Ahmad Baijuri Khotib MA., dalam arahannya menyampaikan tugas MUI yang pertama adalah dakwah. Bagaimana dakwah mengajak dan menjadikan umat dari yang tidak baik menjadi baik, dan dari yang kurang baik menjadi lebih baik
Kedua adalah fatwa, dimana Fatwa Ini adalah tugas MUI pusat, MUI Kabupaten/kota hanya melanjutkan atau mempertegas fatwa yang sudah dibuat oleh MUI pusat.

“Bahwa Dakwah MUI menggunakan manhaj washatiyah. Dimana Cara da’wah MUI manhaj adalah wasathi adalah mau menerima perbedaan-perbedaan yang ada,”ujar Gus Bay, sapaan akrab KH Ahmad Baijuri Khotib MA.
Adapun ciri wasathi adalah, pertama menerima perbedaan, kedua tidak mudah menyalahkan org lain, ketiga bisa menerima kearifan lokal dalam dakwah
MUI sebagai khodimul ummat, pelayan umat bersama-sama pemerintah membangun umat dan membangun masyarakat , sebagai shodikul hukumah bersama pemerintah dalam melakukan Himayah (perlindungan, bimbingan, perhatian ) dan wiqoyah (penguatan) kepada masyarakat agar selamat dari aqidah yang merusak.
Dalam APBD tahun 2024 kita dorong pemerintah agar membangun sumber daya manusianya (SDM) dalam rangka mencerdaskan dengan penguatan ekonomi umat agar terlepas dari kemiskinan, menjaga umat dan membimbing mereka serta membawa mereka dari yang tidak layak menjadi layak.
Terakhir dengan menjaga dan membimbing masyarakat di Kota Tangerang dari politik yg memecah belah umat.

“Disini tugas kita menjadi agen dalam memberikan bimbingan dan pengayoman dari kelompok yang akan memecah belah umat,” pungkas Gus Bay.









