PKB Kota Tangerang Bidik 7 Kursi dan Targetkan Punya Wali Kota

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang menggelar konsolidasi perdana jajaran kepengurusan setelah Surat Keputusan (SK) kepengurusan diterbitkan pada Juli 2026.

Ketua DPC PKB Kota Tangerang, Hafidz Firdaus, mengatakan kegiatan yang digelar pada Ahad (6/9/2026) tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus.

Bacaan Lainnya

“Ya, kegiatan hari ini, Minggu tanggal 6 September, acara konsolidasi perdana, pertama kali untuk kegiatan DPC Kota Tangerang setelah SK terbit di bulan Juli, setelah pelantikan,” kata Hafidz, saat dikonfirmasi usai kegiatan Konsolidasi pada Minggu, 6 September 2026.

Menurutnya, kepengurusan DPC PKB Kota Tangerang juga telah memenuhi komposisi yang ditargetkan, termasuk keterwakilan perempuan yang disebutnya telah mendekati bahkan melampaui 30 persen.

“Agendanya kita memperkuat silaturahmi, karena perdana, pertama kali. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan memenuhi kuota, perempuan sudah lebih hampir 30 persen bahkan, dan sama laki-lakinya,” ujarnya.

Libatkan Banyak Anak Muda

Hafidz juga menyoroti komposisi kepengurusan yang banyak diisi kalangan muda. Menurutnya, keterlibatan generasi milenial menjadi salah satu langkah untuk membawa energi baru dalam menjalankan berbagai kegiatan partai di tengah masyarakat.

“Karena saya sebagai ketua DPC sekarang, saya menganggap milenial ini harus ditempuh karena sekarang banyaknya milenial yang mungkin bermanfaat buat warga, masyarakat, dan makanya saya undang milenial,” jelasnya.

Meski demikian, Hafidz menegaskan kepengurusan PKB Kota Tangerang tidak sepenuhnya diisi anak muda. Ia menyebut masih terdapat unsur senior, orang tua, kiai hingga ustaz yang turut berada dalam jajaran kepengurusan.

Untuk program kepemudaan, PKB Kota Tangerang akan mendorong kegiatan yang menyentuh berbagai bidang. Mulai dari olahraga, kegiatan rohani hingga aktivitas sosial yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

Bidik 7 Kursi, Ingin 12 Kursi

Dalam menghadapi agenda politik ke depan, Hafidz menargetkan adanya peningkatan perolehan kursi PKB di DPRD Kota Tangerang. Target minimal yang dipatok yakni tujuh kursi sekaligus mengupayakan agar seluruh daerah pemilihan (dapil) dapat terisi.

“Target memang minimal 7 kursi, tapi kalau namanya cita-cita, saya pengin 12 kursi, dapat pimpinan,” tuturnya.

Ia menambahkan, target tersebut masih menjadi bagian dari cita-cita politik PKB Kota Tangerang. Karena itu, pihaknya akan mempersiapkan calon-calon yang dinilai memiliki potensi untuk maju pada pemilu mendatang.

“Insyaallah mudah-mudahan semua dapil full,” imbuhnya.

Bidik Kursi Wali Kota atau Wakil Wali Kota

Selain meningkatkan jumlah kursi legislatif, PKB Kota Tangerang juga mulai membuka peluang untuk mengusung figur pada kontestasi Pilkada Kota Tangerang mendatang.

Hafidz mengatakan dinamika politik masih sangat panjang dan figur yang akan diusung masih dalam proses pembahasan. Namun, ia memastikan PKB memiliki target untuk dapat menempatkan kader atau figur yang diusung sebagai wali kota maupun wakil wali kota.

“Kalau terkait pilkada karena masih lama, dinamis, semuanya terkait dinamika di lapangan. Mungkin itu akan terjadi nanti, insyaallah mudah-mudahan kita targetnya juga punya wali kota atau wakil wali kota,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai figur yang berpotensi diusung, Hafidz belum menyebutkan nama secara pasti. Ia mengatakan pembahasan terkait figur masih terus digodok.

“Kalau figur ya pasti laki-laki atau perempuan. Dan posisinya masih digodok,” katanya.

Nama Jamal Disebut, Hafidz: Masih Fokus Pendidikan

Dalam kesempatan tersebut, Hafidz juga ditanya mengenai peluang Haji Jamal yang disebut-sebut sebagai salah satu figur potensial. Namun, ia menegaskan terdapat dua nama Haji Jamal yang dimaksud, sehingga perlu diperjelas terlebih dahulu.

Terkait Haji Jamal yang merupakan pejabat di lingkungan pendidikan Provinsi Banten, Hafidz menyebut sosok tersebut merupakan orang tuanya. Ia mengatakan saat ini sang ayah masih fokus menjalankan aktivitas di bidang pendidikan.

“Terkait Pak Kadis, adalah orang tua saya. Mungkin saat ini hanya fokus di pendidikan, karena memang di provinsi itu sangat-sangat sekali sibuk. Tapi kalau ke depannya kita belum tahu,” ujarnya.

Hafidz pun tidak menutup kemungkinan nama tersebut masuk dalam pembahasan figur potensial untuk Pilkada Kota Tangerang. Namun, ia menyerahkan penilaian mengenai potensi tersebut kepada masyarakat dan internal partai.

“Kalau dibilang menurut potensi, ya menurut teman-teman potensi atau tidak, nilai sendiri,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.