KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Setelah proses revitalisasi yang rampung sepenuhnya, Gedung Pasar Anyar di Kota Tangerang siap difungsikan kembali. Pemerintah Kota Tangerang secara resmi telah menerima operasional pasar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menandai babak baru dalam pengelolaan pasar tradisional yang lebih modern dan tertata.
Untuk menjaga ketertiban dan efektivitas pemanfaatan bangunan baru, Pemkot Tangerang menerapkan strategi penempatan pedagang secara bertahap. “Gelombang pertama direncanakan mulai pada 2 Juni 2025 dengan jumlah sekitar 77-80 pedagang dari kluster pedagang basah,” jelas Asda II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ruta Ireng Wicaksono saat ditemui di Pemkot Tangerang, Senin, 26 Mei 2025.
Proses ini akan berlangsung selama empat minggu penuh di bulan Juni dan akan terus dievaluasi. Pemkot berharap seluruh pedagang dapat tertampung secara merata dan tertib tanpa mengganggu aktivitas pasar.
Sebelumnya, sosialisasi telah dilakukan dua kali oleh Perumda Pasar sejak akhir 2024. Sosialisasi ketiga yang disertai penyerahan kunci kepada para pedagang menjadi langkah penting dalam memastikan semua pihak memahami tata kelola pasar anyar yang kini tampil lebih modern.
Selain kesiapan fasilitas, aspek aksesibilitas pun tak luput dari perhatian. Amdal lalu lintas yang telah diselesaikan akan segera diimplementasikan oleh Dinas Perhubungan, demi kelancaran arus keluar-masuk kawasan pasar.









