Pembawa Bantuan untuk Warga Gaza Diancam akan di Bom oleh Israel

Tentara Israel bersiaga dengan unit artilerinya di dekat kota Katzrin, Dataran Tinggi Golan (19/3). Angkatan udara Israel dilaporkan telah melancarkan serangan balasan terhadap militer Suriah di wilayah ini, Rabu pagi.. Foto:Reuters

LENSABANTEN.CO.ID  – Israel pada Selasa Oktober 2023 mengingatkan Mesir bahwa mereka akan mengebom setiap konvoi pembawa bantuan menuju Jalur Gaza, ini sebagai respons terhadap serangan-serangan udara yang dilancarkan Israel di wilayah Palestina.

Pernyataan ini disampaikan melalui saluran televisi Israel Channel 13 kepada pemerintah Mesir. Pihak berwenang Mesir hingga saat ini belum merilis pernyataan resmi terkait ancamna ini.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, pada Selasa, Israel melanjutkan operasi militer mereka di Jalur Gaza selama tiga hari berturut-turut. Ini adalah respons terhadap serangan yang dilancarkan oleh Hamas terhadap kota-kota Israel yang berdekatan dengan Jalur Gaza.

Sejak pertempuran antara kedua belah pihak dimulai pada Sabtu 7 Oktober 2023, telah tercatat lebih dari 1.800 korban jiwa, termasuk 1.000 warga Israel dan 800 warga Palestina.

Juru bicara militer Israel, Richard Hecht, sebelumnya telah mendorong warga Palestina yang tinggal di Jalur Gaza untuk meninggalkan wilayah tersebut di tengah serangkaian serangan udara Israel. Israel menyatakan bahwa mereka dalam “keadaan perang” setelah serangan yang dilakukan oleh Hamas, dan mereka telah memberlakukan blokade total di Jalur Gaza.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah menegaskan komitmen Israel untuk menghancurkan kemampuan Hamas dan melakukan “pembalasan atas serangan-serangan yang telah terjadi.”

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.