KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID— Samsat Cikokol bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota dan Jasa Raharja menggelar razia tertib pajak kendaraan bermotor di Jalan Imam Bonjol, Karawaci, Kota Tangerang. Selasa, 20 Mei 2026.
Guna mempermudah pengendara yang kedapatan menunggak, petugas menyediakan unit Samsat Keliling (Samling) langsung di lokasi agar wajib pajak yang terjaring bisa langsung melunasi kewajibannya di tempat.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Samsat Cikokol, Dadan Ramdani, menjelaskan bahwa kegiatan yang diprakarsai oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten dan didanai oleh APBD ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk mengoptimalkan pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Hingga pukul 11.00 WIB di hari pelaksanaan, petugas mencatat sudah ada sekitar 30 kendaraan yang terjaring dari target sasaran sebanyak 50 kendaraan.
“Kami juga untuk mempermudah wajib pajak yang terjaring saat membayar, dia bisa langsung melakukan pembayaran melalui Samling. Samsat Keliling yang sudah kami sediakan dan ada di lokasi razia ini. Dan yang sudah bayar pajak langsung di tempat juga sudah ada, sekitar lima wajib pajak,” kata Dadan.
Selain memfasilitasi pembayaran instan lewat unit Samling, pihak Samsat juga memberikan kelonggaran layanan bagi wajib pajak yang terjaring namun tidak membawa atau belum memiliki KTP asli atas nama pemilik kendaraan.
Menurut Dadan, warga tetap bisa dilayani cukup dengan menyertakan dokumen STNK dan BPKB, meskipun untuk wewenang registrasi dan identifikasi kendaraan tersebut tetap berada di bawah regulasi pihak kepolisian.
“Kemudahannya kalau di tempat ya kita sekarang ada program yang memang bisa tanpa melalui KTP. Tetapi di tahun berikutnya mereka harus balik nama. Kalaupun misalkan ada tapi enggak kebawa, bisa kita layanilah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dadan menegaskan bahwa operasi penertiban ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan dan intensif, dengan rencana pelaksanaan hingga tiga kali dalam seminggu di berbagai lokasi strategis yang akan ditentukan kemudian.
Terkait adanya dinamika di lapangan seperti sejumlah pengendara yang sempat mencoba putar balik untuk menghindari pemeriksaan, Dadan memastikan situasi operasional tetap berjalan aman dan terkendali.
“Dalam pada saat ini sih masih kondisi amanlah, terkendali. Dan kepolisian juga siaga dalam mengantisipasi hal itu karena memang kegiatan ini kita juga mengutamakan keselamatan pengguna jalan,” tutur Dadan.










