Sapu Bersih Juara! Tim Robotik MTsN 1 Tangsel Sabet 2 Gelar di Olimpiade TIK Nasional 2025

Sapu Bersih Juara! Tim Robotik MTsN 1 Tangsel Sabet 2 Gelar di Olimpiade TIK Nasional 2025

TANGERANG SELATAN, LENSABANTEN.CO.ID– Prestasi membanggakan diraih Tim Robotik MTsN 1 Tangerang Selatan (Tangsel) dalam ajang Olimpiade TIK dan Informatika Nasional (OTN) 2025. Dalam kompetisi yang diselenggarakan pada 23–26 Oktober 2025 di ICE BSD, Serpong, tim dari madrasah tersebut berhasil menyabet dua gelar juara sekaligus di tingkat nasional. Kemenangan ganda ini memperkuat posisi MTsN 1 Tangsel sebagai madrasah unggulan di bidang inovasi teknologi.

Salah satu prestasi gemilang ditorehkan Tim Pertama yang beranggotakan Ruhayya, Khairah, Renata, dan Shofiyyah. Mereka sukses meraih Juara 1 Kategori Teknologi Tepat Guna berkat inovasi berjudul “Peringatan Dini Longsor”. Proyek ini merupakan sistem berbasis teknologi yang dirancang untuk mendeteksi potensi terjadinya tanah longsor secara cepat dan akurat.

Bacaan Lainnya

Sistem ini beroperasi dengan memanfaatkan sensor getar (vibration sensor) yang dipasang di area rawan longsor. Jika sensor mendeteksi getaran tidak normal, sinyal akan dikirim ke mikrokontroler untuk mengaktifkan alarm darurat berupa lampu merah, buzzer, serta penggerak servo yang berfungsi menutup jalur berbahaya. Tujuan utama inovasi ini adalah memberikan peringatan dini agar masyarakat dapat segera mengantisipasi bahaya dan mengurangi risiko korban jiwa maupun kerugian materi.

Sapu Bersih Juara! Tim Robotik MTsN 1 Tangsel Sabet 2 Gelar di Olimpiade TIK Nasional 2025

Tak kalah membanggakan, Tim Kedua MTsN 1 Tangsel, yang terdiri dari Aiza, Trystan, Danendra, dan Arsaditya, juga berhasil meraih Juara 1 Kategori Pemrograman Inovatif. Kemenangan ini diraih melalui karya mereka, “Robot Batik”. Inovasi ini adalah proyek berbasis Arduino yang mampu membantu proses pembuatan motif batik secara otomatis dan presisi, sekaligus menyatukan kearifan lokal dengan teknologi modern.

BACA JUGA  : Siswi MTsN 1 Tangsel kibarkan Merah Putih di Malaysia

Robot Batik dirancang untuk menggerakkan pena atau canting otomatis mengikuti pola yang telah diprogram sebelumnya. Dengan kombinasi motor servo dan motor stepper, sistem mampu mengatur posisi alat tulis dengan presisi tinggi sesuai pola batik digital. Penggunaan sensor posisi dan modul kontrol kecepatan juga memastikan stabilitas gerak agar hasil motif menyerupai proses membatik manual.

Menanggapi pencapaian ini, Kepala MTsN 1 Kota Tangerang Selatan, Dr. H. Ade Zaenudin, M.A., menyampaikan rasa syukur dan bangganya. “Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki kemampuan dan kreativitas tinggi dalam bidang teknologi dan inovasi. Kami berharap semangat ini terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya,” ujar Ade Zaenudin.

OTN 2025 diselenggarakan oleh Ikatan Guru Informatika PGRI (IGTIK PGRI) bekerja sama dengan Komunitas Guru TIK dan KKPI (KOGTIK), dan diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.