Sinar Mas Land Menghadirkan Green Camp 2023, Kolaborasi Generasi Muda Peduli Lingkungan

Melalui Green Camp 2023, peserta akan menjalani berbagai pelatihan dalam bidang pelestarian alam, seperti penanaman 200 bibit pohon di lokasi acara

BOGOR,  LENSABANTEN.CO.ID – Copernicus Climate Change Service (C3S) Uni Eropa baru-baru ini melaporkan tahun 2023 sebagai tahun paling panas sejak tahun 1940. Laporan tersebut menunjukkan bahwa suhu rata-rata global sepanjang tahun mencapai 1,40 derajat Celsius, melebihi rata-rata suhu pra-industri antara tahun 1850 dan 1900.

Perubahan iklim semacam ini merupakan tantangan serius bagi generasi muda, yang dihadapkan pada tugas penting untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Akses air bersih semakin sulit, kualitas udara menurun, cuaca ekstrem meningkat, dan ancaman wabah penyakit semakin mengintensif.

Bacaan Lainnya

Pada tahun 2021, United Nations Children’s Fund (UNICEF), sebuah badan PBB, merilis laporan berjudul “The Climate Crisis is a Child Rights Crisis,” yang menegaskan bahwa generasi muda di seluruh dunia pasti akan terpengaruh oleh krisis iklim ini. Sekitar 600 juta anak rentan terkena berbagai penyakit, dan 920 juta anak lainnya harus menghadapi kelangkaan air bersih.

Generasi muda memiliki peran kunci dalam mempromosikan gaya hidup yang ramah lingkungan untuk menghadapi perubahan iklim dan masalah lingkungan.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran mereka terhadap kelestarian lingkungan, Sinar Mas Land telah mengadakan Green Camp 2023 pada 27 – 28 Oktober 2023 di Balai Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPLHK) Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dony Martadisata, Managing Director President Office Sinar Mas Land, menjelaskan, “Green Camp 2023 Sinar Mas Land adalah sebuah perkemahan yang bertujuan memberikan pengetahuan, meningkatkan kesadaran, dan memupuk kepemimpinan yang berpusat pada cinta dan kepedulian terhadap lingkungan.

Para peserta Green Camp 2023 akan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman dalam mengelola lingkungan hidup secara lestari dan berkelanjutan (sustainable living). Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat mengemukakan gagasan dan kepedulian mereka terhadap kelestarian lingkungan hidup yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.”

Melalui Green Camp 2023, peserta akan menjalani berbagai pelatihan dalam bidang pelestarian alam, seperti penanaman 200 bibit pohon di lokasi acara dan wilayah rumah serta sekolah masing-masing peserta, pengelolaan sampah, dan pemilihan Duta Green Camp 2023 sebagai influencer yang mencintai dan peduli terhadap lingkungan.

Program ini melibatkan 136 siswa-siswi dan 46 guru dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), termasuk siswa-siswi dari sekolah di kawasan Rumpin, Bogor, serta putra-putri dari petani lokal yang bekerja sama dengan CSR Sinar Mas Land. Selain itu, ada juga 6 orang guru Tim Penggerak Sekolah Berhati (TPSB) dan 30 anggota Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Rumpin.

Green Camp 2023 merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak dan pemangku kepentingan, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Rumpin-Bogor, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Bogor, Kementerian Agama dari Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Bogor, serta para pegiat lingkungan.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkaya konten dan proses pembelajaran peserta Green Camp 2023, sehingga misi mulia program ini dalam membentuk karakter dan kepribadian pemuda-pemudi yang mencintai lingkungan dapat tercapai dengan lebih optimal.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.