KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kota Tangerang terus berinovasi dalam meningkatkan transparansi layanan publik. Melalui aplikasi Si Data yang terintegrasi dalam super apps Tangerang Ayo, masyarakat kini dapat memantau progres pembangunan rumah sekaligus mengetahui status penerima bantuan perumahan, apakah dinyatakan layak atau tidak.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Adrial Karami, menjelaskan bahwa aplikasi ini menjadi sarana penting untuk memudahkan pihak Kelurahan maupun anggota Dewan Kota Tagerag memantau usulan dan realisasi program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Lewat Si Data, kita bisa melihat sejauh mana progres usulan bedah rumah. Mulai dari tahap pengajuan, hasil verifikasi, hingga realisasi pembangunan bisa diakses secara langsung,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu, 20 Agustus 2025.
Aplikasi ini tidak hanya menampilkan status kelayakan penerima bantuan, tetapi juga memberikan penjelasan bila suatu rumah tidak memenuhi kriteria. Bahkan, progres pembangunan juga ditampilkan dalam bentuk persentase sehingga memudahkan pemantauan. “Misalnya ada rumah yang progresnya 25%, 50%, hingga selesai, semuanya bisa dilihat secara transparan,” jelas Adrial.
Hingga saat ini, program bedah rumah di Kota Tangerang telah mencapai sekitar 70% dari total 1.000 unit yang ditargetkan. Dinas Perkim menargetkan hingga akhir Agustus, capaian tersebut bisa mencapai 75%. Artinya, dari total 1.000 unit, sekitar 600–750 rumah ditargetkan rampung pada periode tersebut.
Dengan adanya aplikasi Si Data, Pemerintah Kota Tangerang berharap transparansi dan akuntabilitas dalam program perumahan semakin meningkat, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang tepat sasaran.
Penulis : Adi
Editor : Eky








