Inayah Terlindungi Program JKN, Biaya Operasi Patah Tulang Ditanggung Penuh

Bagi setiap orang tua, kesehatan dan keselamatan anak merupakan hal yang paling utama. Hal itulah yang dirasakan oleh keluarga Inayah Syarifah

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Bagi setiap orang tua, kesehatan dan keselamatan anak merupakan hal yang paling utama. Hal itulah yang dirasakan oleh keluarga Inayah Syarifah (3), anak dari pasangan suami-istri asal Kota Tangerang. Diketahui Inayah mengalami musibah yang tidak terduga pada awal Agustus 2025.

Inayah harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kota Tangerang akibat patah tulang paha setelah tertimpa pagar rumah tetangga. Melalui tim Jamkesnews, orang tua Inayah mengungkapkan rasa syukurnya karena perawatan Inayah dapat ditanggung oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bacaan Lainnya

“Kalau mengingat kembali kejadian waktu itu rasanya panik sekali, apalagi lihat anak sekecil itu kesakitan. Dokter bilang harus rawat inap dulu sambil dipersiapkan operasi. Karena kondisinya, operasi baru bisa dilakukan pada tanggal 5 Agustus. Selama masa perawatan sampai operasi, semua berjalan lancar. Alhamdulillah, biaya perawatan dan obat-obatan semuanya ditanggung melalui Program JKN,” tutur orang tua Inayah pada Jumat 12 September 2025.

Dalam cerita Ayah Inayah, insiden menimpa Inayah pada 2 Agustus 2025, ketika ia tertimpa pagar rumah tetangga saat bermain. Saat itu, Inayah segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Tangerang dan hasil pemeriksaan menunjukkan tulang pahanya patah hingga harus menjalani operasi.

Dari keterangan Ayah Inayah, anaknya menjalani perawatan selama lima hari sebelum akhirnya dipulangkan. Seluruh biaya perawatan, termasuk tindakan operasi, ditanggung penuh melalui Program JKN. Kehadiran program JKN diakui sangat membantu, mengingat biaya operasi tanpa perlindungan kesehatan akan sangat memberatkan.

BACA JUGA  : BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Cimone Berikan Perlindungan Peserta On The Job Training

“Saya ingat sekali kejadiannya tanggal 2 Agustus lalu, lagi main di rumah tetangga. Aduh, itu saya sama istri panik banget pas dapat kabar anak saya tertimpa pagar. Apalagi pas diperiksa sama dokter ternyata patah tulang paha dan harus dioperasi. Udah khawatir sama kondisi anak saya, jadi mikir juga soal biayanya yang mahal. Kalau dipikir-pikir, operasi dan rawat inap lima hari itu kan biayanya besar sekali. Tapi kami bersyukur dan cukup lega karena sudah terdaftar program JKN. Sejak awal perawatan sampai selesai operasi, kami sama sekali tidak dipusingkan dengan biaya,” jelas Ayah Inayah.

Ayah Inayah juga turut menyampaikan rasa syukurnya karena selama masa perawatan Inayah cukup kooperatif dan tidak rewel. Kondisinya perlahan membaik, meskipun hingga saat ini ia masih rutin melakukan fisioterapi di rumah sakit.

Proses ini penting untuk memastikan pemulihan fungsi kakinya berjalan optimal. Berdasarkan cerita Ayah Inayah, semua proses rawat jalan ini ditanggung oleh program JKN. Menurutnya, dengan hadirnya program perlindungan kesehatan, mereka merasa lebih tenang dan dapat terus memberikan perhatian penuh bagi kesembuhan sang anak.

“Alhamdulillah, Inayah kuat dan tidak rewel selama dirawat. Kami sebagai orang tua jadinya lebih tenang. Apalagi semakin bersyukur karena perawatannya pun nol rupiah karena sudah terdaftar jadi peserta program JKN. Program ini benar-benar hadir ketika kami membutuhkannya. Apalagi, kami juga mendapatkan informasi dari pihak rumah sakit bahwa program ini tidak membatasi rawat inap. Jadi, selama anak kami butuh dirawat sesuai arahan dokter yang menangani, ya tetap dijamin. Itu yang bikin kami sangat lega,” tambahnya.

BACA JUGA  :  FESMI Bersama BPJS Ketenagakerjaan Berikan Jaminan Sosial bagi Musisi dan Pekerja Seni

Menutup ceritanya, ayah Inayah berharap masyarakat lain bisa menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan sejak dini. Menurutnya, musibah tidak ada yang tahu, terlebih ketika menimpa anak-anak. Program JKN telah menjadi pegangan kuat bagi keluarganya untuk melewati masa sulit ini.

Ia juga berharap pihak penyelenggara program JKN dapat meningkatkan kemudahan dalam pelayanan yang diberikan agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat merasakan manfaat dari program ini.

“Kami berharap semakin banyak orang tua yang sadar betapa pentingnya menjadi peserta program JKN. Jangan tunggu sakit atau kejadian tidak terduga baru mendaftar. Karena kami sudah merasakan sendiri betapa besar manfaatnya. Saya sendiri sih berharap, semoga program ini terus berjalan dan BPJS Kesehatan selaku penyelenggara semakin baik pelayanannya. Tentunya, agar semua keluarga di Indonesia bisa mendapatkan perlindungan kesehatan yang sama,” pungkasnya

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.