KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Harga plastik saat ini mengalami kenaikan berfariasi mulai 30 hingga 80 persen. Kenaikan ini memberi dampak terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang tengah berkembang.
Pelaku UMKM di Kota Tangerang pun mengakui kenaikan harga plastik akan berdampak terhadap penjualan produk yang berpotensi mengurangi daya beli.
Ketua UMKM Kota Tangerang Dewi Djaelani menyebut kondisi dampak kenaikan harga plastilk kota Tangerang sudah memberatkan pelaku UMKM di kota Tangerang.
“Ya, di beberapa kesempatan saya bertemu dengan teman-teman pelaku UKM dan mereka mengeluhkan tentang kenaikan harga plastik saat ini,”ungkapnya.
Dewi mengakui kondisi saat ini menjadi masalah tersendir bagi pelaku UKM, pasalnya harga plastik yang normal memberikan kestabilan harga produk namun kini berbeda.
“Kenaikan harga plastik sekarang ternyata mencapai sekitar 30% yang berimbas ke HPP sementara dipasar harga jual produk UKM sudah terpatok sehingga sedikit membuat resah para pelaku UKM juga,”bebernya.
Pemkot Tangerang akan Membantu Pelaku UKM
Dewi Djaelani melanjutkan, jika kondisi ini terus Berkelanjutan maka pelaku usaha akan mensiasati dengan memangkas keuntungan yang akan semakin menggerus pendapatan.
Pilihan tersebut menjadi sulit karena mustahil jika harus menaikan harga produk lebel UKM kepada konsumen ditengah lesunya daya beli masyarakat.
“Dibutuhkan kebijakan dari Pemerintah untuk mengantisipasi kenaikan harga ini yang sekiranya bisa sedikit membantu masyarakat khusus nya para pelaku UKM,”imbuhnya.
Pada satu kesempatan, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menilai kondisi melonjaknya harga plastic saat ini yang terdampak perang menjadi perhatian Pemkot Tangerang.
Pemkot Tangerang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM akan melakukan monitoring untuk kemudian memutuskan kebijakan yang tepat membantu pelaku UKM.
“Nanti kita coba tanyakan ke bagian Indag ya, ke Dinas Indag dan UMKM, bagaimana dengan kondisi harga plastik yang naik di pasaran terhadap pelaku pedagang yang ada di wilayah kota. ,”ujar Maryono.
Ia pun tidak menampik jika kondisi ini berdampak buruk terhadap pelaku UKM maka akan ada intervensi khusus agar situasinya Kembali membaik bagi pelaku UKM di kota Tangerang.









