BUKITTINGGI, LENSABANTEN.CO.ID – Forum Taman Bacaan Masyarakat Sumatera Barat (Forum TBM Sumbar) meresmikan kepengurusan baru untuk periode 2023–2028 dalam acara yang diadakan di Lantai Dasar UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Bukittinggi.
Acara tersebut dihadiri oleh pejabat pemerintah dan stakeholder lain secara daring dan luring, dengan beberapa pejabat yang hadir di tempat, seperti Kepala Balai Bahasa Sumatera Barat, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di berbagai kota.
Opik, Ketua Pengurus Pusat Forum TBM Indonesia, menyampaikan bahwa pengurus wilayah Forum TBM Sumbar dikukuhkan setelah melalui musyawarah besar pada 3 Desember 2023, dihadiri oleh tiga pengurus daerah, yaitu Padang Panjang, Pasaman, dan Agam. Pada periode ini, Forum TBM Sumbar memiliki tiga kepengurusan daerah, sementara kepengurusan di kabupaten dan kota lain di Sumbar belum terbentuk.
“Pengurus wilayah Forum TBM Sumbar kami kukuhkan berdasarkan hasil musyawarah besar pada 3 Desember 2023 yang dihadiri 3 pengurus daerah, Padang Panjang, Pasaman, dan Agam.”
Yusrizal KW, Ketua Forum TBM Sumbar periode sebelumnya, menyampaikan optimisme bahwa pengurus wilayah Forum TBM Sumbar periode 2023–2028 dapat memberikan kontribusi lebih besar untuk gerakan literasi di Sumatera Barat. Dia juga mengajak untuk bergerak bersama dan melakukan branding Forum TBM secara masif, tanpa melibatkan kepentingan pribadi.
Hasan Achari Harahap, Ketua Pengurus Wilayah Forum TBM Sumatera Barat yang baru, menyatakan bahwa Forum TBM merupakan mitra pemerintah untuk mewujudkan cita-cita masyarakat yang cerdas. Prioritas kerja kepengurusan baru antara lain adalah menginisiasi pembentukan kepengurusan daerah di 16 kabupaten/kota yang belum memiliki, serta melakukan pemetaan dan pendataan TBM di seluruh Sumatera Barat.
“Pengurus Forum TBM Sumatera Barat 2023-2028 punya banyak pe-er ke depannya. Di antara pe-er tersebut yaitu menginisiasi terbentuknya pengurus daerah di 16 kabupaten/kota yang pada periode 2015-2020 belum memiliki kepengurusan.”
Acara tersebut juga dilanjutkan dengan talkshow literasi yang mengangkat tema “Berkolaborasi dan Bersinergi Membangun Masyarakat yang Literat.” Pembicara dalam talkshow ini antara lain Yusrizal K.W, Dr. Eva Krisna, dan Hasan Achari Harahap. Talkshow tersebut menggali pengalaman dan rencana kerja terkait literasi di Sumatera Barat, serta menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dalam membangun masyarakat yang literat.
BACA JUGA :









