Kornea Rusak, Aktivis Kontras Andrie Yunus Masih Jalani Perawatan 

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kondisi terbaru Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, saat ini dilaporkan stabil setelah menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis, 12 Maret 2026 malam. Meski begitu, ia masih harus menjalani perawatan intensif di RSCM.

Dampak paling serius dialami pada mata kanan Andrie yang mengalami gangguan penglihatan. Hal ini disebabkan oleh trauma kimia yang cukup parah.

Bacaan Lainnya

“Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea,” ujar Yoga dalam siaran pers yang dikonfirmasi pada Selasa, 17 Maret 2026.

Untuk menangani kondisi tersebut, tim medis langsung melakukan pembersihan jaringan yang rusak. Selain itu, dilakukan juga transplantasi membran amnion untuk membantu melindungi dan mempercepat penyembuhan mata.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan memastikan biaya pengobatan Andrie akan ditanggung penuh. Pemerintah menyatakan akan membantu proses perawatan hingga tuntas.

“Iya, ada dirawat di RSCM dan akan kami gratiskan,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Widyawati.

Saat pertama kali dibawa ke IGD RSCM pada Jumat, 13 Maret 2026 sekitar pukul 00.00 WIB, kondisi Andrie cukup mengkhawatirkan. Ia mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh seperti wajah, leher, dada, punggung, hingga kedua lengan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sekitar 24 persen permukaan tubuhnya mengalami luka bakar. Dari hasil uji pH, diketahui ada paparan zat kimia bersifat asam pada luka tersebut.

Sebagai penanganan awal, tim medis melakukan irigasi atau pencucian pada bagian yang terkena cairan kimia. Tujuannya untuk mengurangi efek zat berbahaya dan menstabilkan kondisi jaringan.

“Terapi yang diberikan meliputi perawatan luka, pemberian antibiotik, obat anti-inflamasi, vitamin, serta pengobatan untuk menjaga tekanan bola mata tetap terkontrol,” lanjut dia.

Saat ini, Andrie dirawat di ruang High Care Unit (HCU) luka bakar dengan pengawasan ketat dari tim dokter. Penanganan lanjutan akan dilakukan secara bertahap, termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan.

“RSCM berkomitmen memberikan pelayanan medis yang komprehensif dan profesional bagi setiap pasien yang membutuhkan penanganan kasus trauma kompleks serupa,” tambah dia.

Sebagai penutup, kondisi Andrie memang sudah stabil, namun proses pemulihannya masih panjang. Dukungan dan penanganan lanjutan sangat dibutuhkan agar kesehatannya bisa pulih secara maksimal.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.