Lintas Komunitas Kota Tangerang Serahkan Donasi Rp124 Juta ke BAZNAS untuk Korban Bencana Sumatera

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Lintas Komunitas Kota Tangerang menyerahkan donasi kemanusiaan sebesar Rp124.816.978 kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang. Donasi tersebut merupakan hasil penggalangan dana melalui konser amal yang digelar untuk membantu korban bencana alam di Pulau Sumatera.

Ketua Pelaksana Lintas Komunitas Kota Tangerang, Saiful Basri, mengatakan donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Dana dikumpulkan melalui konser kemanusiaan yang melibatkan puluhan komunitas di Kota Tangerang.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita menyetorkan hasil dari kegiatan konser kemanusiaan yang dilakukan oleh teman-teman Lintas Komunitas Kota Tangerang. Alhamdulillah, donasi yang berhasil kita kumpulkan sejumlah Rp124.816.978 dan hari ini kita serahkan ke BAZNAS. Mudah-mudahan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di wilayah Sumatera,” ujar Saiful Basri, kepada awak Jurnalis pada Selasa, 6 Januari 2026.

Saiful menjelaskan, penggalangan donasi dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari penyebaran QRIS hingga donasi langsung pada saat kegiatan berlangsung. Seluruh dana yang terkumpul kemudian disalurkan melalui BAZNAS agar pendistribusiannya tepat sasaran.

“Donasi ini memang berasal dari konser amal yang sebelumnya kita lakukan. Ada yang melalui QRIS dan juga donasi langsung saat acara. Dari keseluruhan itulah akhirnya terkumpul dan hari ini kita setorkan ke BAZNAS,” jelasnya.

Ia menambahkan, Lintas Komunitas Kota Tangerang terdiri dari sekitar 62 komunitas yang aktif dan bersatu dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi wajah baru solidaritas komunitas di Kota Tangerang.

“Komunitas yang tergabung hampir 62 komunitas di Kota Tangerang. Ini menjadi cerminan bahwa komunitas bisa bersatu, berkumpul, dan punya tujuan yang sama dalam kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Saiful.

Selain penggalangan dana, Saiful juga mengungkapkan bahwa relawan dari Lintas Komunitas telah turun langsung ke lokasi bencana bersama BAZNAS dan Pemerintah Kota Tangerang. Para relawan membantu pendirian tenda, penyaluran logistik, hingga dukungan tenaga di wilayah terdampak.

“Kami berharap ini tidak berhenti di sini. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasti masih panjang, sehingga ke depan kami akan terus berupaya melakukan penggalangan donasi dan kegiatan kemanusiaan lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang, H. Sobrun Jamil, mengapresiasi kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan oleh Lintas Komunitas Kota Tangerang. Ia menilai aksi tersebut menjadi contoh baik bagi generasi selanjutnya.

Wakil Ketua I BAZNAS Kota Tangerang, H. Sobrun Jamil

“Pertama saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Ini contoh yang baik, adik-adiknya akan melihat, anak-anaknya juga akan mengikuti jejaknya. Kebaikan seperti ini mudah-mudahan terus berlanjut,” ujar H. Sobrun Jamil.

Terkait penanganan bencana di Sumatera, Sobrun menjelaskan bahwa BAZNAS Kota Tangerang telah dan masih menerjunkan relawan ke lokasi terdampak. Hingga saat ini, personel BAZNAS masih bertugas membantu operasional dapur umum dan pendampingan bersama BAZNAS RI serta BAZNAS daerah setempat.

“Kami bukan kapan akan menerjunkan relawan, tapi sudah dan masih berlanjut. Sabtu kemarin ada pergantian personel, dan saat ini dua orang masih bertugas di Agam, Sumatera Barat, untuk membantu dapur umum dan pendampingan bencana,” jelasnya.

Sobrun menambahkan, meski seharusnya sudah memasuki tahap pemulihan, kondisi di lapangan masih tergolong darurat akibat bencana susulan. Status kedaruratan pun diperpanjang hingga 14 Januari, sehingga kebutuhan dapur umum dan pengolahan logistik masih menjadi prioritas.

“Logistik memang ada, tapi tetap harus ada yang mengolah. Tidak semua penyintas bisa memasak sendiri. Di sinilah peran dapur umum dan pengorganisasian bantuan sangat penting, dan itu yang masih kami lakukan bersama BAZNAS setempat, pemerintah daerah, serta komunitas-komunitas lokal,” ungkapnya.

Terkait hunian sementara, Sobrun menyebutkan bahwa pembangunan Huntara akan dilakukan setelah kondisi benar-benar aman. Namun sebelumnya, BAZNAS telah membantu pembangunan rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana, termasuk relokasi rumah warga di Pesisir Selatan.

“Kami pernah membangunkan rumah warga yang tergerus arus sungai di Pesisir Selatan. Itu dari dana masyarakat Kota Tangerang. Insyaallah ke depan kami juga akan ikut terlibat dalam pembangunan hunian sementara bersama BAZNAS RI dan pemerintah,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.