Pastikan Layanan Ibu dan Anak Sesuai Standar, Puluhan Dokter Di Kota Tangerang Diberi Pelatihan

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pelatihan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal, di Kantor Dinkes Kota Tangerang, Senin 7 Agustus 2023. Foto : ist

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pelatihan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal, di Kantor Dinkes Kota Tangerang, Senin 7 Agustus 2023. Ada 30 dokter dan bidan dari fasilitas pelayanan kesehatan pertama yaitu Puskesmas Poned dan Klinik yang ikut serta.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dokter dan bidan dalam hal tata laksana dan kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Selain itu juga memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan pertama mampu memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak sesuai standar.

Bacaan Lainnya

Adapun kegiatan ini menghadirkan narasumber dr Eddy Tonynbee, SpOG untuk kasus kegawatdaruratan maternal dan dr Arif Budiman Sp.A(K) untuk kasus kegawatdaruratan neonatal.

Kepala Dinas Kesehatan, Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni mengungkapkan dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, perlu dilaksanakan secara terpadu dalam menangani permasalahan dan penyakit yang terjadi pada masa hamil, bersalin, nifas dan bayi neonatus.

“Dalam menangani kegawatdaruratan diperlukan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir,” ujar dr Dini.

Salah satu faktor utama yang akan menentukan keberhasilan pelayanan kesehatan tersebut adalah terkait kualitas sumber daya manusia yang melaksanakannya.

“Kompetensi yang diharapkan dalam pelatihan ini, merupakan kompetensi tim namun tetap sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Pelatihan berlangsung tiga hari, dimana hari pertama terkait kegawatdaruratan maternal, hari kedua kegawatdaruratan neonatal dan hari terakhir pada Rabu (9/8) mendatang akan berlangsung praktik klinik,” ungkap dr Dini.

Adanya pelatihan ini diharapkan petugas fasilitas pelayanan kesehatan pertama dapat kian terampil dalam menangani kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.