TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan erat dengan masyarakat. Dalam momentum halal bihalal yang digelar di Malika Islamic Boarding School, Karawaci, Rabu 23 April 2025, Ketua DPC PKB Kota Tangerang Ahmad Fuady menegaskan bahwa partainya kedepan semakin intens menyerap aspirasi warga secara langsung.
“Kami terus mendorong setiap perwakilan PKB di DPRD Kota Tangerang untuk aktif dan rutin turun ke masyarakat. Ini bukan sekadar simbolis, tapi untuk benar-benar mendengar langsung keluhan mereka,” ujar Fuady di hadapan seluruh jajaran partai.
Ia sampaikan,, aspirasi warga yang akan diserap diantaranya mencakup sektor kesehatan, lingkungan, hingga infrastruktur. Semua keluhan dan kebutuhan masyarakat tersebut kemudian dirangkum untuk disampaikan kepada Gubernur Banten, Andra Soni.
“Kami ingin semua warga merasakan kehadiran PKB sebagai partai yang bekerja nyata, bukan hanya saat menjelang pemilu. Aspirasi mereka akan terus kami kawal sampai ke tingkat provinsi,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada penyerapan aspirasi, Ahmad Fuady juga mengungkapkan bahwa PKB Kota Tangerang tengah memperkuat kaderisasi melalui pembukaan Sekolah Saksi dan Sekolah Kader. Program ini diharapkan dapat mencetak kader-kader militan yang mampu berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menjawab kebutuhan mereka.
“Kaderisasi adalah kunci. Kami ingin kader PKB hadir di tengah-tengah masyarakat, menjadi solusi dan teladan,” tambah Fuady.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan dukungan penuh PKB terhadap program-program strategis Gubernur Banten Andra Soni. “Kami akan terus mengawal dan ikut menyukseskan setiap program gubernur yang berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.
Dengan pendekatan yang konsisten dan langsung ke akar rumput, PKB Kota Tangerang menunjukkan keseriusan dalam membangun kepercayaan publik. Fuady berharap, dengan gerakan kolektif dan kader yang semakin kuat, PKB dapat menjadi jembatan yang efektif antara rakyat dan pemerintah.








