TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID– Sebuah rumah di Perumahan Alam Indah, Blok A/6 Nomor 9, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, menjadi sasaran pencurian saat pemiliknya sedang menjalankan ibadah Natal. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 24 Desember 2025, sekitar pukul 14.30 WIB.
Aksi pelaku terekam kamera pengawas atau CCTV milik rumah korban. Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku datang sendirian menggunakan sepeda motor Honda Genio hitam sambil membawa linggis dan mengenakan masker.
Pelaku dengan cepat memanjat pagar rumah sebelum masuk ke dalam bangunan. Sejumlah barang berharga milik korban kemudian digasak tanpa perlawanan karena rumah dalam kondisi kosong.
Ketua RT 04/07 Kelurahan Poris Plawad Indah, Robby, membenarkan adanya kejadian pencurian tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, seluruh penghuni rumah sedang berada di gereja untuk mengikuti ibadah Natal.
“Kejadiannya sekitar jam tiga sore. Korban lagi pergi Natalan ke gereja, jadi rumah benar-benar kosong,” ujar Robby saat ditemui, pada Senin sore, 29 Desember 2025.
Dari hasil pencurian itu, pelaku membawa kabur dua unit laptop, satu telepon genggam, uang tunai jutaan rupiah, serta beberapa jam tangan. Total kerugian korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Kalau ditotal semuanya, kerugiannya bisa kurang lebih sampai Rp50 juta,” kata Robby.
Menurut Robby, kejadian pencurian rumah kosong seperti ini baru pertama kali terjadi di lingkungan tersebut. Sebelumnya, kasus yang pernah dilaporkan hanya kehilangan kecil seperti spion kendaraan.
“Kalau rumah kosong baru ini. Paling sebelumnya cuma spion mobil yang hilang,” ujarnya.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Cipondoh pada malam hari. Polisi pun telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengamankan bukti, termasuk rekaman CCTV.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Upaya pengejaran juga terus dilakukan guna mengungkap kasus tersebut.
Menanggapi peristiwa itu, pengurus lingkungan mengimbau warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, terutama menjelang libur panjang.
“Kami imbau warga lebih waspada. Kalau rumah ditinggal, sebaiknya dikunci ekstra, titip ke tetangga, dan pastikan CCTV aktif,” ujar Robby.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa momen libur kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk beraksi. Kewaspadaan dan kerja sama antarwarga dinilai penting untuk meminimalisir tindak kriminal di lingkungan permukiman.









