KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri di wilayah Tangerang Selatan dan Kota Tangerang diketahui banyak yang menunggak.
Hal tersebut diungkap oleh kantor BPJS Cabang Tangerang yang angkanya cukup banyak. Meski tidak disebut secara detil, namun saat ini yang mengikuti program relaksasi atau program rencana pembayaran bertahap (Rehab) mencapai 8.000 peserta.
“Untuk peserta PBPU di Tangerang raya mencapai 8 ribu peserta,”ungkap Rina, staf keuangan BPJS Cabang Tangerang pada saat acara Ngopi JKN di salah satu rumah makan di Kota Tangerang Selatan, Selasa, 24 Juni 2025.
Maka itu, pihaknya mengajak bagi peserta BPJS untuk menjaga keaktifan kepesertaanya.
BPJS Kesehatan menghadirkan berbagai inovasi layanan seperti REHAB 2.0 (Rencana Pembayaran Bertahap) untuk memudahkan peserta dalam membayar tunggakan iuran yang dimiliki.
Melalui REHAB 2.0, peserta dapat mengajukan skema cicilan pembayaran iuran yang disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing.
Ia menjelaskan bahwa program ini sangat membantu peserta mandiri yang terkendala ekonomi namun tetap ingin mendapatkan perlindungan layanan kesehatan.
“Peserta yang memiliki tunggakan minimal 4 bulan hingga 24 bulan bisa mengikuti program ini. Nanti periode pembayaran pertama bisa setengahnya,”ujarnya.
Ia melanjutkan, selama mengikuti program Rehab peserta belum bisa mendapatkan layanan kesehatan hingga nanti tunggakan tersebut lunas.
“Sekali lagi, kami berharap peserta tidak lagi menunggu sakit baru membayar iuran. Sudah semestinya peserta sadar bahwa kesehatan itu penting,”tandasnya.










