Terduga Pelaku Tewasnya Balita di Kosambi Telah Ditangkap, Ini Pekerjaan Sehari-hari

Polisi Ungkap Identifikasi Terduga Pelaku Tewasnya Balita di Kosambi, Pelaku Telah Ditangkap
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho

KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota mengungkap kasus kematian tragis balita berinisial MA (4), yang ditemukan dalam kondisi terbakar di dalam rumah kontrakan di Kampung Kresek, Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 27 April 2025.

Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di dalam kontrakan yang terkunci dari luar. Sang ibu, berinisial J, menemukan kunci di dalam celananya dan setelah membuka pintu, ia mendapati anaknya sudah dalam keadaan tak bernyawa dengan tubuh yang nyaris habis terbakar.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan di RSUD Kabupaten Tangerang, ditemukan adanya kekerasan pada kepala korban, resapan darah di leher dan kerongkongan akibat benturan benda tumpul, serta luka memar di bagian luar anus,” ujar Kombes Pol Zain dalam keterangannya pada Konferensi Pers kepada awak media, pada Selasa, 29 April 2025.

Ia menambahkan, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, pihaknya menduga kuat bahwa korban meninggal dunia akibat kekerasan fisik. Polisi kemudian meningkatkan status penanganan kasus ini menjadi penyidikan dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian.

Dalam proses pengungkapan kasus, polisi berhasil mengidentifikasi terduga pelaku berinisial HB (37), seorang pria yang bekerja sebagai sekuriti di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. HB diketahui menjalin hubungan asmara dengan ibu korban dan tinggal di kontrakan yang sama.

“Setelah dilakukan pengejaran, pelaku berhasil kita amankan di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan dan sedang dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik kami untuk mendalami motif serta kronologi kejadian secara utuh,” jelas Kapolres.

Pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk mengusut kasus ini secara menyeluruh dan membawa pelaku ke proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kekerasan terhadap anak di bawah umur yang berujung pada kematian.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.