Jaga Keberlangsungan Program JKN dengan Rutin Bayar Iuran

Jaga Keberlangsungan Program JKN dengan Rutin Bayar Iuran
Yani Suryani (56). Ia adalah warga Cipondoh Kota Tangerang. Sebulan yang lalu Yuni pensiun dari bank tempatnya biasa bekerja.

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan merupakan kewajiban setiap penduduk Indonesia untuk ikut dalam program jaminan kesehatan ini. Begitu pula dengan yang dialami oleh Yani Suryani (56).

Ia adalah warga Cipondoh Kota Tangerang. Sebulan yang lalu Yuni pensiun dari bank tempatnya biasa bekerja. Hal ini mengakibatkan kepesertaan JKN-nya yang didaftarkan dari tempat kerja menjadi nonaktif.

Bacaan Lainnya

Pada Selasa  10 September 2024. Suryani mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan. Dirinya bermaksud untuk merubah data yang sebelumnya tanggungan perusahaan menjadi Peserta Bukan Penerima Upah, atau yang biasa dikenal peserta mandiri.

Meskipun tidak pernah menggunakan kartu JKN, baginya kepesertaan JKN adalah hal yang wajib dimiliki. Menurut Yani, jika sudah menjadi peserta JKN tidak perlu lagi khawatir terkendala masalah finansial sebab biaya pelayanan kesehatan dapat dijamin BPJS Kesehatan.

“Saya memang belum pernah pakai kartu JKN. Dengan tidak menggunakannya artinya kan saya sehat. Kita juga tidak tahu kapan sakit datang, kita hanya bisa bersiap. Salah satu persiapan yang paling bijak ialah dengan menjadi peserta JKN. Jujur, saya sangat lega tefdaftar menjadi peserta JKN, membuat saya lebih tenang. Kalaupun sakit, sudah ada JKN yang memberikan perlindungan, jadi tidak perlu biaya lagi,” ungkapnya.

Yani berpendapat, menjadi peserta Program JKN sangat membantu dirinya dalam memproteksi diri atau berjaga-jaga atas risiko timbulnya penyakit nanti. Yani pun mengajak masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN agar segera mendaftarkan diri beserta anggota keluarga.

Kepesertaan JKN sangat penting disaat ini bahkan dimasa yang akan datang. Bukan hanya orang tua tetapi seluruh usia juga penting menjadi peserta JKN walaupun risiko sakit lebih kecil. Setiap orang harus bijak memproteksi diri sejak dini. Jangan sampai nanti sudah sakit baru sadar mengenai jaminan kesehatan.

“Saya mendaftar sebagai peserta JKN bukan semata untuk melindungi diri saja, namun bagi saya menjadi peserta JKN yang selalu sehat, sama seperti menjadi pahlawan bagi peserta lain yang sedang sakit. Bahagianya saya bisa menjadi pahlawan bagi sesama dengan rutin membayar iuran JKN. Di sinilah letak nyata prinsip gotong royong dari program JKN ini. Prinsip gotong royong ini sesuai dengan budaya bangsa Indonesia yang diwariskan turun-temurun,” terangnya.

Ia menyadari, masih ada perilaku sebagian masyarakat Indonesia yang sering memanfaatkan haknya sebagai peserta JKN namun melupakan kewajiban membayar iuran setiap bulan. Menurutnya, jika masyarakat ingin mendapat proteksi terhadap penyakit yang bisa datang kapan saja, maka kewajiban membayar iuran pun harus rutin ditunaikan. Dengan rutin membayar iuran, peserta JKN dapat ikut serta menjaga keberlangsungan Program JKN.

“Saya bangga telah menjadi peserta JKN-KI. Saya sangat mengapresiasi program mulia ini karena iuran setiap bulannya sangat terjangkau namun manfaatnya amat besar, dapat membiayai segala jenis penyakit. Saya mengajak seluruh peserta JKN, jangan lupa untuk selalu membayar iuran setiap bulan. Kalau suatu saat kita sakit dan perlu mendapatkan fasilitas dan manfaat program JKN, ya kita harus disiplin bayar iuran. Dengan begitu, kita juga bisa ikut serta menjaga keberlangsunggan program mulia ini,” kata Yani pada tim Jamkesnews.

Yani sangat mengapresiasi program JKN serta menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BPJS Kesehatan, sebab kesehatannya telah dijamin oleh program JKN.

Kini, Yani tidak perlu khawatir lagi akan biaya pelayanan kesehatan jika suatu saat ia membutuhkannya. Menurut Yani, program JKN begitu mulia dan pastinya sudah banyak nyawa tertolong berkat program JKN. Yani berharap program JKN dapat memberikan layanan terbaik kepada peserta dan masyarakat.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.