TANGERANG, LENSABANTEN. CO. ID — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali menghadirkan manfaat nyata bagi pesertanya. Kali ini dirasakan oleh Shofi Dian Madani (26), atau akrab disapa Shofi, saat menjalani persalinan anak pertamanya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serpong Utara. Shofi merupakan pekerja di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta dan telah menjadi peserta JKN sejak tahun 2020.
“Pengalaman pertama saya menggunakan Program JKN saat lahiran anak pertama ini. Tapi pengalaman ini juga yang menjadikan alasan saya tidak khawatir lagi soal perlindungan kesehatan. Saya merasa semuanya serba mudah, mulai dari pengurusan administrasi hingga proses pemulihan. Jadinya lebih tenang, apalagi untuk saya yang baru menjadi seorang ibu. Ini sangat membantu tidak hanya saya, tapi kami sekeluarga,” ujar Shofi pada Kamis 7 Mei 2026.
Awalnya, Shofi sempat merasa khawatir akan mendapatkan perlakuan diskriminatif dari petugas karena ia merupakan peserta JKN. Terlebih, kekhawatirannya bertambah karena Shofi menjalani persalinan jauh dari keluarga. Namun, kekhawatiran tersebut perlahan hilang setelah merasakan langsung pelayanan yang diberikan.
“Alhamdulillah semua prosesnya lancar. Walaupun persalinan saya tidak bisa didampingi, saya merasa semua petugasnya menjelaskan dengan baik. Tidak ada perbedaan yang saya alami, kekhawatiran saya pun sirna. Apalagi semua biayanya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Saya tidak mengeluarkan sepeser pun untuk proses persalinan ini. Saya sangat bersyukur terdaftar sebagai peserta JKN,” tutur Shofi.
Tidak hanya itu, ia juga menilai bahwa sistem pelayanan pada fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan saat ini sudah lebih baik, terstruktur, dan memiliki standar pelayanan yang relatif sama di berbagai fasilitas kesehatan, baik di rumah sakit besar maupun rumah sakit daerah.
Menurutnya, dengan adanya standar pelayanan yang sama, peserta JKN tidak perlu merasa khawatir atau bingung saat harus mendapatkan pelayanan kesehatan di daerah yang berbeda dari tempat tinggalnya.
“Ini sebuah peningkatan pada pelayanan di fasilitas kesehatan menurut saya, ya. Dulu saya baca di berita, banyak yang harus mengantre panjang bahkan sampai ada istilah ‘titip sandal’. Mungkin karena sekarang BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara juga sudah berbenah dan memberikan standarisasi kepada fasilitas kesehatan yang bekerja sama. Jadi semua lebih baik dan tidak ada lagi tindakan membedakan pasien umum ataupun JKN,” ucap Shofi.
Shofi mengungkapkan bahwa kemudahan alur pelayanan, kepastian penjaminan, serta perlakuan tenaga kesehatan yang tetap profesional membuat dirinya merasa lebih aman dan nyaman selama menjalani proses persalinan.
Baginya, Program JKN memberikan rasa tenang karena peserta dapat mengakses pelayanan kesehatan di mana pun berada tanpa perlu takut dibedakan ataupun mengalami kesulitan administrasi.
“Oh iya, saya lihat juga waktu urus administrasi ada janji layanan kepada peserta JKN. Saya sempat baca dan menyimpulkan bahwa setiap fasilitas kesehatan yang bekerja sama sudah memberikan komitmennya. Ini yang membuat saya lebih percaya dan beruntung terdaftar sebagai peserta JKN. Oleh karena itu, saya berharap ke depannya BPJS Kesehatan akan terus konsisten terhadap komitmen yang telah dihadirkannya dan untuk peserta JKN lainnya harus konsisten juga memastikan kepesertaannya aktif,” tutup Shofi.










