PANDAWA Permudah Lilis Atasi Administrasi Kepesertaan JKN

PANDAWA Permudah Lilis Atasi Administrasi Kepesertaan JKN
PANDAWA Permudah Lilis Atasi Administrasi Kepesertaan JKN

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID– Di tengah berkembangnya teknologi digital, BPJS Kesehatan turut berupaya untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan perkembangan zaman yang ada.

Salah satu inovasi yang dirancang untuk mendukung kemudahan ini adalah PANDAWA. Layanan administrasi yang memungkinkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengurus berbagai hal terkait program JKN melalui kanal Whatsapp sehingga dapat dilakukan secara cepat dan efisien.

Bacaan Lainnya

Hal ini dirasakan langsung oleh Lilis Suryani (52), seorang peserta program JKN segmentasi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Pemerintah Daerah, yang baru saja mengatasi masalah terkait ketidakaktifan kartu JKN miliknya berkat kemudahan yang ditawarkan aplikasi tersebut.

“Saya awalnya ingin menemani anak saya untuk berobat perihal telinganya. Namun saat saya datang ke puskesmas dekat rumah ternyata kartu JKN saya tidak aktif. Awalnya saya merasa khawatir dan bingung, karena kartu JKN saya yang biasa saya gunakan ternyata tidak dapat dipakai untuk berobat. Saya ingat bahwa BPJS Kesehatan untuk melakukan pengaduan seperti ini dapat dilakukan melalui PANDAWA. Akhirnya saya menggunakan aplikasi tersebut dan diberikan penjelasan tahapan yang perlu dilakukan,” ujar Lilis saat ditemui oleh tim Jamkesnews pada Selasa (18/02).

Melalui PANDAWA, Lilis dapat dengan cepat mengakses layanan pengaduan dan mengajukan masalah ketidakaktifan kartu JKN miliknya. Proses pengajuan pengaduan pun sangat mudah dilakukan melalui ponselnya, tanpa harus melalui prosedur yang rumit.

Menurutnya, kemudahan akses yang diberikan oleh BPJS Kesehatan dalam mengakses layanan PANDAWA menjadi salah satu kelebihan yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Ia pun menjelaskan bahwa pengaduan yang diajukannya pun ditanggapi baik oleh petugas BPJS Kesehatan, dengan memberikan umpan balik dan tata cara pengaktifan kembali kartu JKN milikinya.

“Saya sangat terbantu dengan adanya PANDAWA. Setelah mengajukan pengaduan, saya mendapatkan respon yang sangat cepat dari petugas BPJS Kesehatan. Petugas tersebut menjelaskan dengan sangat baik dan runtut sehingga saya dapat mengikuti instruksi dengan baik dan lancar. Alhamdulillah setelah mengikuti seluruh instruksi yang diberikan, keesokan harinya kartu saya sudah aktif kembali. Kini anak saya sudah dapat melakukan pengobatan dengan lancar tanpa hambatan,” ungkap Lilis.

Menurut Lilis, kemudahan ini sangat menguntungkan banyak pihak, terutama bagi mereka yang memiliki kesibukan sehari-hari dan tidak memiliki banyak waktu untuk menyelesaikan urusan administrasi secara konvensional. Layanan PANDAWA memfasilitasi peserta JKN untuk mengatasi permasalahan administrasi dengan cepat dan efektif, sehingga mereka dapat segera memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa hambatan.

Dengan cara yang efisien dan mudah diakses, PANDAWA memberikan rasa aman dan nyaman bagi setiap peserta JKN dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Merasa beruntung dengan adanya perkembangan zaman ini, sekarang jadi serba mudah. Saya gak perlu repot-repot menyelesaikan permasalahan ini ke kantornya langsung, cukup di rumah aja. Layanan ini sangat membantu saya. Saya ingat berapa tahun yang lalu sebelum adanya inovasi-inovasi seperti ini, untuk melakukan perubahan data seperti ini saya harus ke kantor cabang. Sekarang sudah sangat mudah dan cepat,” jelas Lilis, Jumat, 30 Mei 2025.

Menutup cerita, Lilis memberikan harapannya kepada BPJS Kesehatan untuk terus memberikan dan meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia. Tak hanya kepada BPJS Kesehatan, Ia juga memberikan pesan kepada masyarakat Indonesia untuk dapat bergabung menjadi peserta program JKN.

Lilis berharap seluruh masyarakat Indonesia menyadari akan pentingnya pencegahan sebelum akhirnya dirawat di rumah sakit. Dengan terdaftar sebagai peserta program JKN, masyarakat Indonesia telah menyelamatkan dirinya dan keluarga dari permasalahan biaya pengobatan.

“Saya harap BPJS Kesehatan terus mempertahankan dan meningkatkan inovasi ini sehingga banyak masyarakat yang dapat dengan mudah mengakses layanan administrasi BPJS Kesehatan. Selain itu, bagi masyarakat juga tidak perlu khawatir ngantri lama untuk mengurus administrasi seperti ini karena sudah adanya layanan yang non tatap muka seperti ini. Saya sudah merasakannya sendiri dan saya harap masyarakat Indonesia lainnya dapat memanfaatkan hal ini. Jangan tunggu sampai sakit, segera daftarkan diri menjadi peserta program JKN,” tutup Lilis.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.