Polisi Gagalkan Peredaran 4 Kilogram Sabu di Kabupaten Tangerang

Ilustrasi : narkotika Sabu

KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. Sebanyak 4 kilogram sabu diamankan dalam pengungkapan yang dilakukan pada Sabtu sore 21 Juni 2025 oleh Subdit 3 Ditresnarkoba.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Nila Jaya 2025 yang menargetkan jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Seorang pria berinisial L (35) ditangkap dalam penggerebekan yang berlangsung di dua lokasi berbeda.

Bacaan Lainnya

“Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika di Jalan KH. Syeh Nawawi, Tigaraksa,” ungkap Kanit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba AKP Guntur Muarif dalam keterangannya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Ditresnarkoba langsung melakukan pengamatan di lokasi yang dimaksud. Tersangka akhirnya diamankan di depan sebuah toko parfum yang diduga menjadi titik transaksi.

Hasil interogasi awal mengungkap bahwa pelaku masih menyimpan sabu di kediamannya di kawasan Taman Adiyasa, Solear. Tim kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka dan menemukan dua tas berwarna hitam yang berisi paket-paket sabu siap edar.

“Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa narkotika jenis sabu sebanyak 4 kilogram,” papar Guntur.

Kini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses hukum yang tengah berjalan mencakup pemeriksaan saksi, gelar perkara, tes urine terhadap pelaku, serta pengujian barang bukti di laboratorium forensik.

Polda Metro Jaya menyatakan bahwa penindakan ini merupakan bukti komitmen aparat kepolisian dalam memerangi jaringan narkotika yang merusak generasi bangsa.

“Ditresnarkoba Polda Metro Jaya terus berkomitmen untuk memerangi kejahatan narkotika,” pungkas Guntur.

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lainnya yang diduga ikut berperan dalam distribusi narkotika tersebut.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.