Potensi calon Tunggal, Eksistensi dan Wibawa Partai Politik?

Ahmad Syailendra (Pengamat Politik)
Pengamat Politik Ahmad Syailendra. Foto : Dok Pribadi

Oleh : Ahmad Syailendra (Pengamat Politik)

Pemilihan Kepala daerah serentak 2024 di Kota Tangerang sudah memasuki Fase ke 2 sebelum masuk Fase terakhir Rekomendasi dan Deklarasi. Tahap ke dua adalah tahap Partai Politik Tingkat Pusat mengeluarkan Surat Tugas kepada Kader internal untuk melakukan komunikasi Politik seluas-luasnya.

Bacaan Lainnya

Golkar sudah jatuh ke Sachrudin, Demokrat jatuh ke Jazuli Abdillah, Nasdem dan PAN jatuh Ke Fadhlin, PKS kecenderungannya Frediyanto, Gerindra Turidi, PDI-P kecenderungannya Andri, sedangkan Partai lainnya masih membangun komunikasi Politik.

Belum ada Ruang bagi Kader di luar partai politik sementara ini yang mendapatkan Surat Tugas, meskipun ada Tokoh-tokoh yang muncul seperti Amarulloh, Maryono hasan, Jamaludin.  Terbilang mentereng publikasi yang di lakukannya, dan ini yang membedakan Pilkada kota Tangerang 2024, dengan yang lalu.

Partai politik yang sudah mengeluarkan Surat Tugas sampai saat ini, menampilkan kewibawaannya dan eksistensinya untuk mengusung kader sendiri atau yang dianggap layak sebagai kader terbaik Kota Tangerang diluar partai. Bahwa Partai Politik sebagai Pemain utama dalam perhelatan Politik lokal, memiliki kecenderungan main aman dan Ingin menang.

Analisis Potensi Calon Tunggal

Riwayat pergantian estafeta kepemimpinan di Kota tangerang pernah terjadi Calon Tunggal di periode kedua Arief wiesmansyah dan Sachrudin tahun 2018, dimana elektabilitas dan popularitas petahana pada masa itu tidak terbendung dan tidak ada tokoh yang berani untuk “duel” Dengan mereka. Di samping pada saat itu Arief memiliki segalanya dalam rangka menunjang sarana dan Prasarana untuk terbentuknya Calon Tunggal saat pilkada 2018.

Yang kedua tidak ada petahana pada hari ini, jeda hampir satu tahun Jelang pencoblosan membuat waktu terasa lama dan masyarakat sudah sedikit lupa dengan siapa kepala daerah definitifnya, karena saat ini yang di kenal oleh masyarakat sebagai kepala daerah adalah Pj Walikota Nurdin.

Berikutnya belum ada Tokoh yang berdasarkan hasil survei yang dominan di atas 50% titik aman bagi Bakal calon untuk memenangkan pada titik aman. Sehingga Pilkada Kota Tangerang sekarang yang masuk pada fase siklus 10 tahunan akan semakin menarik dan akan banyak pasangan calon yang akan tampil untuk memimpin kota seribu industri dan jasa.

Terakhir belum ada tokoh sekaliber Arief Wiesmansyah yang memiliki sarana dan prasarana untuk memungkinkan terjadinya calon tunggal yang dapat mengkodifikasi 10 Partai Parlemen di kota tangerang hasil pemilu 2024 menjadi satu untuk mengusung pasangan calon, hingga menjadi calon Tunggal.

Masih ada beberapa Faksi yakni Cipondoh dan Pinang, sedangkan Karawaci masih belum menentukan anginnya akan kemana, apakah menjadi pendukung atau menjadi Pemain langsung.

Potensi Calon Tunggal di Kota Tangerang kecil kemungkinan terjadi, ketika kondisi di atas menjadi variabel terikat. Hingga dinamika politik akan tetap berjalan dinamis hingga pada saatnya pendaftaran di KPUD kota Tangerang 27-29 Agustus 2024. Siapa kuat, Siapa Cepat, dan siapa Hebat yang akan memenangkan Pilkada Kota Tangerang 2024.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.