KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di lingkungan Masjid Al-Ihsan, Perumahan Puri Beta, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, pada Selasa, 23 Juni 2026 sekitar pukul 15.20 WIB. Korban diketahui merupakan seorang jemaah yang datang untuk menunaikan Salat Ashar berjamaah.
Menurut informasi yang dihimpun, pelaku diduga merupakan seorang pemuda yang berpura-pura hendak beribadah di masjid tersebut. Kedatangannya diduga untuk mengincar kendaraan milik korban yang terparkir di area masjid.
Kunci Motor Disimpan di Kantong Baju Koko
Sebelum melaksanakan salat, korban terlebih dahulu menuju area wudhu. Kunci sepeda motor miliknya disimpan di kantong baju koko yang dikenakan saat tiba di masjid.
Pengurus Masjid Al-Ihsan, Abiyyu Dzaky, menjelaskan bahwa korban kemudian melepas baju koko tersebut dan menggantungnya di dekat cermin kaca sebelum masuk ke kamar mandi.
“Korban datang ke masjid untuk Salat Ashar. Setelah sampai di masjid, kunci motor disimpan di kantong baju koko korban,” ujar Abiyyu Dzaky, saat dikonfirmasi Lensa Banten pada Rabu, 24 Juni 2026.
“Setelah itu korban masuk ke ruang wudhu. Sebelum wudhu, korban melepaskan baju koko dan menggantungnya di dekat cermin kaca,” lanjutnya.
Pelaku Manfaatkan Kesempatan Saat Korban ke Kamar Mandi
Saat korban masuk ke kamar mandi, baju koko yang berisi kunci motor masih tergantung di lokasi tersebut. Situasi itu diduga dimanfaatkan pelaku untuk mengambil kunci kendaraan tanpa diketahui korban.
“Korban kemudian masuk ke kamar mandi, sementara baju koko masih berada di situ,” kata Abiyyu.
Menurutnya, pelaku sudah memperhatikan aktivitas korban sejak awal berada di area masjid. Ketika melihat kesempatan, pelaku langsung menjalankan aksinya.
“Orang itu sudah memperhatikan si bapak. Ada kesempatan, ya sudah jadi kejadian,” ungkapnya.
Motor Dibawa Kabur Saat Jemaah Menjalankan Salat
Setelah berhasil mengambil kunci motor, pelaku diduga menunggu momen ketika para jemaah mulai melaksanakan Salat Ashar. Dalam kondisi masjid yang sedang digunakan untuk ibadah, pelaku kemudian menuju area parkir.
Pelaku selanjutnya membawa kabur sepeda motor milik korban dan meninggalkan lokasi. Peristiwa tersebut baru diketahui setelah korban selesai menunaikan salat dan hendak pulang ke rumah.
Jatanras Polda Metro Jaya Mulai Lakukan Pendampingan
Pasca kejadian tersebut, proses penanganan kasus mulai mendapat perhatian dari aparat kepolisian. Korban disebut telah dihubungi oleh tim penyidik untuk mendapatkan pendampingan terkait tindak lanjut kasus pencurian tersebut.
“Hanya Jatanras Polda Metro Jaya sudah menghubungi korban untuk pendampingan,” ujar Abiyyu.
Pengurus masjid mengimbau para jemaah agar lebih berhati-hati saat menyimpan barang berharga, terutama kunci kendaraan. Selain itu, jemaah juga diminta untuk tidak meninggalkan barang penting di tempat yang mudah dijangkau orang lain.










