Imah Kopi Gunung Karang Menyinergikan Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi

Pemprov Banten dan Bank Indonesia Kembangkan Agrowisata Kopi Gunung Karang

PANDEGLANG, LENSABANTEN.CO.ID  –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bekerja sama dengan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten untuk mengembangkan Agrowisata Kopi Gunung Karang di Juhut, Kabupaten Pandeglang. Proyek ini bertujuan meningkatkan produktivitas wilayah konservasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, menyatakan hal ini setelah meresmikan Imah Kopi Gunung Karang di Kelurahan Juhut, Kabupaten Pandeglang, pada Minggu 26 November 2023 kemarin.

Bacaan Lainnya

“Ini adalah langkah dalam upaya mengembangkan ekonomi, khususnya di Kabupaten Pandeglang. Saya yakin akan memberikan nilai tambah bagi UMKM dan ekonomi kreatif,” katanya dilansir dari laman bantenprov.go.id, Selasa 28 November 2023.

Agrowisata ini menggabungkan potensi wisata alam dan wisata edukasi, memungkinkan pengunjung untuk mengenal berbagai jenis kopi di Provinsi Banten dan memahami proses dari penanaman hingga penyeduhan dan konsumsi.

Al Muktabar menekankan bahwa proyek ini juga bertujuan menjaga Gunung Karang sebagai wilayah tangkapan air dan sumber mata air yang produktif.

“Kawasan Gunung Karang adalah hutan tangkapan air untuk beberapa daerah, termasuk Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, dan Kota Serang. Kita harus menjaga keberlanjutan produktivitasnya,” tambahnya.

Pemerintah berusaha menyediakan pasar bagi petani kopi Banten melalui metode penjualan digital, pameran nasional dan internasional, serta kerja sama dengan investor kopi yang memiliki kafe di berbagai lokasi. Al Muktabar menekankan pentingnya pembinaan terhadap desain produk dan transaksi digital untuk mendukung petani kopi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Imaduddin Sahabat, menjelaskan bahwa mereka melibatkan Badan Musyawarah Perbankan Daerah dan investor bisnis kopi untuk memperluas pengenalan kopi khas Banten kepada para investor.

Diharapkan, Agrowisata Kopi Gunung Karang dapat mendukung UMKM dan menjadi destinasi pariwisata kopi yang berbasis pada potensi Gunung Karang sebagai daerah penanaman kopi yang telah lama ada.

Dalam konteks ini, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Agus M Tauchid, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan bantuan sebanyak 5.000 batang bibit kopi kepada Kelompok Tani Kelurahan Juhut.

Pengembangan pariwisata dan komoditas kopi di Provinsi Banten diwujudkan melalui Imah Kopi Gunung Karang, yang dikelola oleh Lembaga Ekonomi Masyarakat Tri Sanghyang Kelurahan Juhut, sebagai pelaku utama dengan dukungan Pemprov Banten dan Bank Indonesia.

Tujuan proyek ini adalah peningkatan ekonomi masyarakat, pertumbuhan ekonomi kreatif, dan pelestarian lingkungan jangka panjang.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.