TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam proses pembebasan lahan di Bendungan Polor, Cipondoh. Hal itu disampaikannya usai Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang pada Kamis, 27 November 2025.
Sachrudin menjelaskan bahwa pembebasan lahan merupakan bagian dari percepatan normalisasi wilayah aliran Sungai Kali Angke. Pemerintah kota bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat disebut telah menyepakati langkah teknis untuk mendukung kelancaran program tersebut.
“Ya, ini kita lakukan proses, ya, buat normalisasi. Kita sedang melakukan setelah kita lakukan penyusuran sungai Kali Angke dengan Pak Gubernur Banten dan jajaran termasuk Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) itu,” ujar Sachrudin.
Ia menyampaikan bahwa koordinasi lintas lembaga terus dilakukan, termasuk tindak lanjut hasil susur darat dan sungai.
Menurutnya, komitmen bersama antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat menjadi kunci penyelesaian persoalan lahan dan realisasi pembangunan.
“Kita tindak lanjuti susur darat susur sungai, dan terus ada komitmen bersama antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat, yang untuk melakukan realisasinya,” katanya.
Sachrudin menambahkan bahwa pembagian peran antar-instansi sudah menemukan titik kesepahaman, baik terkait kewenangan pembebasan lahan maupun penyusunan site plan.
“Jadi ada kesepakatan-kesepakatan termasuk pembebasan siapa, nah terus kegiatan site plan-nya siapa, ya. Sudah hanya itu, nah terus sekarang juga kita sedang melakukan ini, normalisasi,” ungkapnya.
Ia memastikan bahwa rangkaian normalisasi telah berjalan dan pemerintah akan terus mendorong percepatan di lapangan.
“Sudah kita lakukan. Insyaallah, mudah-mudahan. Kita lakukan percepatan,” tutupnya.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot Tangerang berharap kolaborasi lintas pemerintah ini dapat mempercepat pengurangan risiko banjir serta menciptakan infrastruktur pengendali air yang lebih optimal bagi masyarakat Cipondoh dan wilayah sekitar.










